Hidayatullah.com – Penjajah ‘Israel’ melancarkan gelombang serangan di penjuru Jalur Gaza pada Kamis malam. Memaksa warga Palestina untuk mengungsi dalam kegelapan.
Melansir Quds News Network pada Jumat (24/07/2026), sedikitnya dua warga syahid dan sejumlah tenda pengungsian hancur terbakar akibat serangan udara dan artileri di empat wilayah berbeda di Gaza.
Serangan udara ‘Israel’ menghancurkan rumah-rumah di kamp pengungsi Jabalia, dan Al-Maghazi serta di lingkungan Zaitun, Tal al-Hawa, dan Jalaa di Kota Gaza. Serangan ‘Israel’ terpisah juga menghantam sebuah masjid di Kamp Bureij.
Sejumlah saksi mata menyebut warga Palestina terpaksa mengungsi, meninggalkan barang-barang mereka saat mencari perlindungan. Banyak dari mereka yang harus tidur di jalanan, karena tidak punya tujuan untuk pergi.
Terjadi peningkatan serangan ‘Israel’ di Jalur Gaza meski gencatan senjata yang mulai berlaku pada bulan Oktober. Sejak itu, lebih dari 1.180 warga Palestina telah syahid akibat Zionis.
Kementerian mengatakan jumlah korban jiwa secara keseluruhan akibat perang genosida ‘Israel’ di Gaza juga telah melampaui 73.300.
Israel telah melanggar gencatan senjata lebih dari 3.690 kali, menurut Kantor Media Pemerintah Gaza.
Gedung apartemen, pasar, kendaraan, dan kafe terus menjadi sasaran serangan yang merupakan pelanggaran gencatan senjata. Tercatat Zionis telah melakukan pelanggaran hingga lebih dari 3.690 kali.
Dalam beberapa kasus, keluarga menerima perintah pengungsian hanya beberapa menit sebelum rumah mereka dibom, sementara banyak lainnya tidak menerima peringatan sama sekali.
Pekan ini, Doctors Without Borders, dikenal sebagai MSF, mengatakan bahwa sudah “lebih dari 1.000 hari sejak genosida Israel di Gaza dimulai, dan hukuman kolektif terhadap warga Palestina terus berlanjut hingga hari ini.
Di tengah “gencatan senjata”, MSF menyebut dunia telah menormalisasi pemandangan warga Palestina yang dilukai dan dibunuh setiap hari di tenda-tenda mereka, di rumah sakit, dan di jalanan.
“Ini bukanlah gencatan senjata,” imbuh MSF.*




