Hidayatullah.com – Ribuan orang tumpah ruah memenuhi Gedung SMESCO, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026), begitu Saudi Education Expo 2026 resmi dibuka. Pameran yang memasuki tahun kedua penyelenggaraannya ini kembali membuktikan besarnya minat masyarakat Indonesia untuk melanjutkan kuliah ke Arab Saudi.
Selama tiga hari, mulai 31 Juli sampai 2 Agustus 2026, lebih dari 70 perwakilan kampus ternama Arab Saudi hadir langsung menyapa calon mahasiswa. Sejumlah tokoh nasional turut mengisi rangkaian seminar dan diskusi, di antaranya Dr. H. M. Hidayat Nurwahid, Lc., M.A., Tsany Ahmad Mudzaky, B.A., dan Ustadz Bachtiar Nasir.
Sejak pintu dibuka, area expo langsung dipadati pelajar SMA dan MA, guru, orang tua, mahasiswa, hingga masyarakat umum dari berbagai daerah. Mereka tidak sekadar melihat-lihat, tapi juga aktif berkonsultasi langsung dengan perwakilan universitas soal program studi, tata cara pendaftaran, kehidupan kampus, sampai peluang beasiswa.
Lebih dari 20 universitas Arab Saudi membuka stan informasi yang ramai didatangi pengunjung. Suasana expo pun terasa lebih hidup karena penyelenggara juga menyiapkan area bazar berisi aksesoris, busana muslim, dan aneka kuliner.
Koordinator Bagian Akhwat Saudi Education Expo, Tasya, mengaku bersyukur melihat animo yang begitu tinggi pada hari pembukaan. Menurutnya, jumlah peserta di hari pertama sudah menembus 5.000 orang.
“Alhamdulillah kami bersyukur di tahun kedua penyelenggaraan event ini, masyarakat sangat antusias. Ke depannya kita akan ekspansi membuat acara seperti ini di berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, gagasan awal expo ini muncul dari melihat besarnya minat anak-anak muda Indonesia untuk kuliah di Arab Saudi. Sayangnya, akses informasi yang akurat soal kampus dan jalur pendaftaran masih sering jadi kendala. Lewat expo ini, calon mahasiswa bisa langsung berdiskusi dengan admin kampus maupun para alumninya, tanpa perlu menebak-nebak lagi.
Selain sesi konsultasi, pengunjung juga bisa mengikuti seminar inspiratif bersama tokoh-tokoh nasional. Materinya tidak melulu soal peluang studi, tapi juga menyentuh pentingnya membangun karakter, memperluas wawasan keilmuan, hingga mempersiapkan diri menjadi generasi yang bisa memberi kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.
Pengunjung terlihat antre panjang di berbagai stan untuk menanyakan alur seleksi, syarat pendaftaran, sampai peluang beasiswa penuh. Ketua Pelaksana Saudi Education Expo 2026, Muhammad Habibul Muiz, mengatakan lonjakan pengunjung sudah terasa sejak hari pertama pameran.
“Kami ingin menyebarkan informasi beasiswa kuliah di Arab Saudi secara lebih masif. Selama ini, informasi beasiswa cenderung hanya beredar di lingkungan pondok pesantren. Padahal, peluangnya sangat terbuka luas,” ujar Habibul Muiz.
Penyelenggara berharap Saudi Education Expo bisa terus tumbuh menjadi agenda tahunan yang menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia, sekaligus mempererat hubungan pendidikan antara Indonesia dan Arab Saudi.*




