Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kuwait dan Amerika Sepakat Memperdalam Kerja Sama dan Integrasi Militer

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2026 15:19 3:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Agustus 2026 15:19
Bagikan
Kedutaan Amerika Serikat di Kuwait City.
Bagikan

Hidayatullah.com–Amerika Serikat dan Kuwait sepakat untuk memperdalam kerja sama dan integrasi militer, dengan fokus pada penangkalan serangan drone, penguatan pertahanan misil dan udara serta perluasan kerja sama keamanan maritim, kata Pentagon hari Jumat (21/8/2026) seperti dilansir Al Arabiya.

Sejumlah pejabat dari kedua negara bertemu di Pentagon pekan ini dalam acara 16th US-Kuwait Joint Military Commission, di mana mereka merumuskan peta jalan operasional baru guna mempererat kapabilitas pertahanan Kuwait dan interoperabilitas dengan pasukan AS.

Pembicaraan-pembicaraan itu dipimpin oleh pejabat tinggi Pentagon untuk urusan Timur Tengah Mike DiMino dan Kepala Staf Jenderal Kuwait Letnan Jenderal Khaled al-Shriaan. Para pejabat Amerika dari Komando Pusat AS (CENTCOM), Staf Gabungan, Departemen Luar Negeri, dan Garda Nasional Maryland juga ikut ambil bagian dalam pertemuan-pertemuan itu.

Merebaknya penggunaan drone dan sistem pesawat tanpa awak dalam sebagai alat tempur menjadi topik utama dalam diskusi, dengan para pejabat menyoroti bagaimana teknologi tersebut telah mengubah peperangan modern dan meningkatkan kebutuhan akan integrasi militer yang lebih besar.

Awal tahun ini, Washington mengumumkan persetujuannya atas penjualan senjata senilai $1,98 miliar ke Kuwait, salah satu dari beberapa negara Teluk yang terkena serangan Iran selama perang Timur Tengah yang dipicu oleh serangan AS-Israel pada 28 Februari.

Baca Juga

Pendiri Raksasa Properti China Evergrande Dibui Seumur Hidup
Amerika Serikat Setujui Penjualan Pesawat Pengisi Bahan Bakar Bernilai $4,5 Miliar ke Qatar
Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Benjamin Netanyahu
Aparat Keamanan Pakistan Tewaskan 49 Militan
Nurul Hidayati K: BMIWI Dorong Sikap Proporsional Hadapi Fenomena Homoseksual

Penjualan tersebut memungkinkan Kuwait untuk membeli teknologi anti-drone dari perusahaan pertahanan Anduril.

Selama pertemuan-pertemuan pekan ini, AS dan Kuwait juga membahas peningkatan pertahanan udara dan rudal terpadu di kawasan Timur Tengah, perluasan kerja sama keamanan maritim, dan penyederhanaan pengiriman senjata AS ke Kuwait.

Secara terpisah, DiMino mengumumkan bahwa Kuwait sudah resmi bergabung dengan US State Partnership Program dan akan bermitra dengan Maryland National Guard, sehingga membuka jalan bagi kerja sama jangka panjang antara angkatan bersenjata kedua negara.

Kuwait merupakan salah satu sekutu utama non-NATO bagi Amerika Serikat dan di negara kecil itu ditempatkan ribuan pasukan Amerika, menjadikan negara Teluk kaya raya tersebut sebagai komponen kunci dari postur militer AS di kawasan itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pendiri Raksasa Properti China Evergrande Dibui Seumur Hidup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton

Artikel
22 Agustus 2026 10:46
Atas Jasa Ulama Madzhab, Ijtihad Tidak Lagi Harus Dari Nol
Sentuhan AI vs ‘Rasa’ Manusia: Mengapa Fotografer Profesional Kurang Menyarankan AI Generated Image?
Bagaimana Pakta Pertahanan Mekkah Bisa Mengubah Peta Ekonomi Timur Tengah?
Makin Banyak Warga ‘Israel’ Pergi, Hanya Sedikit yang Kembali

Terbaru

  • Kuwait dan Amerika Sepakat Memperdalam Kerja Sama dan Integrasi Militer
  • Pendiri Raksasa Properti China Evergrande Dibui Seumur Hidup
  • Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat
  • Atas Jasa Ulama Madzhab, Ijtihad Tidak Lagi Harus Dari Nol
  • Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton
  • Amerika Serikat Setujui Penjualan Pesawat Pengisi Bahan Bakar Bernilai $4,5 Miliar ke Qatar
  • Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Benjamin Netanyahu
  • Aparat Keamanan Pakistan Tewaskan 49 Militan
  • Nurul Hidayati K: BMIWI Dorong Sikap Proporsional Hadapi Fenomena Homoseksual
  • Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, tapi Akui sedang Mempelajari Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, tapi Akui sedang Mempelajari Islam

21 Agustus 2026 17:14
Berita

Al Muzzammil Yusuf: Perjuangan Kemerdekaan Palestina Butuh Kerja Bersama Dunia Internasional

21 Agustus 2026 12:00
Berita

Presidium BMIWI Tegaskan Sikap Penolakan terhadap Gerakan LGBT

21 Agustus 2026 11:00
BMIWI Gelar Seminar Kemerdekaan, Angkat Isu Ketahanan Keluarga dan Solidaritas Palestina-Sudan
Berita

BMIWI Gelar Seminar Kemerdekaan, Angkat Isu Ketahanan Keluarga dan Solidaritas Palestina-Sudan

21 Agustus 2026 08:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?