Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Sekolah Pemikiran Islam ITJ: Sekularisme Lahir dari Trauma Barat Terhadap Kristen

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Oktober 2014 08:20 8:20 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Oktober 2014 08:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS), Akmal Sjafril mengatakan bahwa Kristen di Barat sesungguhnya telah ‘mati’, sebab ia terpaksa mengikuti arus sekularisme.

“Di Barat, orang-orang kristen berlomba-lomba dalam mengejar sains, tapi konsekuensinya mereka malah semakin menjauh dari agama, sebab agamanya memang kerap bermasalah dengan sains,” demikian ungkapnya dalam perkuliahan keenam Sekolah Pemikiran Islam (SPI) ITJ yang berlangsung di Aula INSISTS di bilangan Kalibata, Jakarta Selatan, pada hari Kamis (16/10/2014) kemarin.

Sekularisme itu, lanjutnya, hasil dari ketakutan Barat terhadap Kristen atas otoritas gereja.

“Istilah Dark Ages atau jaman kegelapan di Barat menunjukkan bahwa pada masa-masa ini terjadi kemunduran kualitas hidup yang luar biasa di Eropa atau wilayah yang tadinya dikuasai Romawi Barat. Ironisnya, kegelapan ini berlangsung justru ketika Gereja menghegemoni di seluruh Eropa,” ujar penulis buku Islam Liberal 101 ini.

Menurutnya, Barat memilih sekuler karena problem dalam sejarah kristen itu sendiri. Kristen di Eropa sarat kekerasan, dan kekerasan itu diinstruksikan oleh gereja, sementara banyak penyimpangan yang justru dilakukan oleh pemuka agamanya.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

“Inkuisisi membuat Barat menjadi trauma dengan Kristen, karena penebusan dosa ala Inkuisisi ini dilakukan dengan cara yang sangat sadis,” jelasnya.

Problem teks Bibel juga turut ambil bagian dalam mensekulerkan Barat, karena ayat-ayat dalam bibel saling bertentangan, tidak mengajarkan moralitas yang baik serta bertentangan dengan sains. Semua problem ini bertemu dengan trinitas dan aspek-aspek teologis lainnya yang juga bermasalah, karena amat sulit untuk dipahami dengan akal sehat.

Di akhir kuliahnya, Akmal menegaskan bahwa sekulerisme adalah ideologi yang merupakan produk spesifik dari pengalaman masyarakat Barat, bukan dunia Islam. Sekulerisme membawa dampak pemikiran yang sangat dahsyat kepada Barat, sehingga Kristen tidak lagi mewarnai Barat, bahkan kini Kristen-lah yang terbaratkan. Tidaklah mengherankan kiranya jika Islam akan selamanya bertentangan dengan sekularisme.*/kiriman Adif Widhianto Fauzi (Jakarta)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:baratgerejasekularisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jazuli Juwaini Jadi Ketua Fraksi PKS DPR RI
Tulisan selanjutnya Musabaqah Hifdzil Quran Masjid Abu Bakar ash-Shiddiq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?