Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Puluhan Ribu Demonstran Banjiri London Menuntut Upah Layak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Oktober 2014 13:06 1:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Oktober 2014 13:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lebih dari 80.000 orang pekerja di Inggris membanjiri pusat kota London guna menentang apa yang mereka sebut sebagai penurunan drastis standar kehidupan layak.

Kampanye “Britain Needs A Pay Rise” mengklaim rata-rata gaji para pekerja di Inggris turun sebesar 350 euro dalam satu bulan sejak 2008.

Unjuk rasa serupa terjadi di Glasgow dan Belfast pada hari Ahad (19/10/2014) di mana para pengunjuk rasa mengeluh mereka tidak mendapatkan kenaikan gaji atau naik hanya sedikit karena kebijakan pengetatan anggaran pemerintah.

Dave Prentis sekretaris jenderal Unison, serikat dagang terbesar di Inggris, menyimpulkan kemarahan anggotanya.

“Orang-orang ini, kebanyakan pekerja bergaji rendah, harus menanggung akibat perbuatan yang dilakukan orang-orang kaya dan berpengaruh terhadap masyarakat kita. Orang-orang ini bukan yang menyebabkan krisis perbankan, mereka tidak merusak perekonomian kita, bahkan mereka harus menanggung akibatny. Enam ratus ribu pekerjaan lenyapdan orang-orang dipaksa menerima gaji rendah,” kata Prentis dikutip Euronews.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebuah penelitian terbaru oleh Nnew Economics Foundation menunjukkan bahwa penurunan 15% pendapatan riil terjadi dalam satu tahun terkahir ini saja.

Selama 10 tahun terakhir, jumlah pekerja yang dibayar tidak lebih dari gaji minimum meningkat dua kali lipat. Pekerjaan bergaji rendah memaksa pekerjanya menandatangani kontrak nol jam, di mana tidak ada jaminan mereka mendapatkan tugas pekerjaan.

Sementara itu, para menteri  selalu mengatakan, tahun ini, Inggris disiapkan untuk menjadi negara maju dengan pertumbuhan ekonomi paling pesat. Mereka juga mengatakan upah minimum nasional bulan ini naik 6,50 pound atau sekitar 8 euro.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan Cairan Asam Mengancam Wanita Iran yang Dianggap Berjilbab Buruk
Tulisan selanjutnya Tidak Hanya Jadi Imam Masjid, Hafidz Quran Juga Bisa Jadi Pengusaha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?