Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Beralasan Mencari Teroris, Dua Masjid di Kenya Diserbu Polisi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 November 2014 06:58 6:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 November 2014 06:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Satu orang pria terbunuh dan lebih dari 200 orang ditahan saat polisi Kenya menyerbu dua masjid di kota Mombasa, yang dituduh polisi memiliki keterkaitan dengan Al-Shabab, kelompok yang berafiliasi dengan Al-Qaidah.

Polisi memulai operasinya pagi dini hari Senin (17/11/2014) atas masjid Musa dan Sakinah yang berada di kota pelabuhan itu.

Seorang pemuda berusia 20 tahun ditembak mati polisi saat penyerbuan ke Masjid Musa, setelah dia berusaha melempar sebuah granat ke aparat, kata Kepala Kepolisian Mombasa Geoffrey Mayek.

“Kami memiliki informasi bahwa kelompok itu sedang merencakan sebuah serangan, dan itu mengapa penggerebekan ini dilakukan,” kata Mayek dikutip AFP, seraya menambahkan bahwa 201 orang telah ditangkap, lansir Aljazeera.

Sementara Reuters yang mengutip keterangan para pejabat kepolisian menyebut angka 251 orang yang ditangkap.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mayek mengatakan ada 8 granat, sebuah pistol, 6 peluru, sejumlah kapak dan belati, serta buku-buku tentang perang ditemukan di kedua masjid tersebut.

Polisi juga mengatakan bahwa mereka menyita sejumlah telepon genggam dan laptop, bersama buku-buku dan video yang mereka sebut berkaitan dengan mendiang pemimpin Al-Qaidah Usamah bin Ladin dan para da’i Kenya yang dituduh menyulut tindak kekerasan.

“Masjid-masjid ini dikenal (sebagai tempat) yang menjadikan para pemuda kami radikal dan merekrut mereka masuk Al-Shabab,” kata Nelson Marwa, komisioner yang bertanggungjawab mengurus wilayah Mombasa, kepada Reuters.

Kegiatan usaha di daerah Majengo, di mana kedua masjid tersebut berada, dikawal ketat polisi bersenjata lengkap yang melakukan patroli atas daerah itu dan juga truk yang melintas.

Penyerbuan atas kedua masjid itu menimbulkan protes warga.

Kelompok pembela HAM mengutuk serangan polisi itu, dengan mengatakan bahwa aparat keamanan menarget Muslim secara tidak adil, menambah ketidakpercayaan warga Muslim kepada pemerintah Kenya –negara mayoritas Kristen– yang selama ini telah mengesampingkan mereka.

“Polisi lagi-lagi menodai masjid dan menjadikannya sebagai kamp kekerasan dan menangkapi banyak orang tak bersalah dan bahkan membunuh satu orang dengan semena-mena,” kata Hussein Khalid direktur Haki Africa, sebuah kelompok peduli HAM lokal, kepada Reuters.

Sejak Kenya ikut ambil bagian memerangi kelompok Al-Shabab di Somalia mulai tahun 2011dan memasuki wilayah negara tetangganya, Kenya mengalami sejumlah serangan bom.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemendagri: Intelijen Asing Berada di Balik Serangan Teror di Mesir
Tulisan selanjutnya Orangtua Harus Konsisten Batasi “Gadget” Untuk Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?