Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Qusayr Dibantai, SNC Boikot Pertemuan di Jenewa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Mei 2013 21:42 9:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Mei 2013 21:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—George Sabra, ketua Koalisi Nasional Suriah (SNC) hari Kamis (30/5/2013) mengatakan bahwa oposisi tidak akan menghadiri pertemuan perdamaian internasional di Jenewa bulan depan, lansir Aljazeera.

Sabra menjelaskan, oposisi Suriah menunda partisipasinya sampai masyarakat internasional mengakhiri pendudukan Qusayr, sebuah kota di Provinsi Homs dekat perbatasan Libanon, yang diserang oleh pasukan rezim Bashar al-Assad dibantu oleh kelompok bersenjata Syiah, Hizbullah, dukungan Iran.

Dalam jumpa persnya di Istanbul, Turki, Sabra mengatakan bahwa selama pasukan Hizbullah masih terus menjajah wilayah Suriah, maka SNC tidak akan menghadiri pembicaraan damai.

Jurubicara SNC Khalid Saleh yang berbicara setelah Sabra mengatakan, warga sipil Suriah di Qusayr “terluka parah” dan Qusayr sepenuhnya dicabik-cabik oleh pasukan yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad.

“Warga spil tidak punya akses untuk mendapatkan air, listrik dan pembantaian massal terus berlangsung dar menit ke menit sementara rezim Assad terus menggunakan senjata” yang didapat dari sekutu-sekutunya, kata Saleh.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Saleh mengatakan, Liga Arab harus menghentikan pembantaian di Qusayr dan Hizbullah bertanggungjawab atas pembunuhan itu.

Pembicaraan damai di Jenewa itu digagas oleh Rusia, sekutu Suriah, dan juga Amerika Serikat.

SNC mengatakan sejak awal bahwa pihaknya akan berpartisipasi, jika proses perdamaian itu berujung pada turunnya Bashar al-Assad dari kursi kekuasaan.

Pengumuman boikot pertemuan Jenewa oleh SNC itu dinyatakan hanya beberapa jam setelah Assad mengatakan akan membalas serangan Israel yang diarahkan ke Surian.

Dalam wawancara yang disiarkan hari Selasa kemarin oleh Manar TV, stasiun televisi milik Hizbullah, Assad mengatakan bahwa kiriman pertama misil S-300 dari Rusia sudah diterima, dan sisanya akan segera datang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Abdi: “Ia Rela Jadi Korban untuk Tutupi Aib Orang Lain”
Tulisan selanjutnya Menag Jadi Keynote Speech Seminar Internasional Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?