Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penasihat PM Turki: Pemerintah Tak Bisa Selamanya Sembunyikan Kasus Korupsi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Desember 2014 13:06 1:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Desember 2014 13:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Turki pada suatu saat nanti akan menjelaskan kepada publik tentang masalah-masalah korupsi dan hal itu harus dilakukan secara menyakinkan sekaligus transparan, kata Etyen Mahcupyan, kepala penasihat Perdana Menteri Ahmet Davutoglu.

“Tidak ada partai atau pemerintah yang dapat lolos dari ini selamanya. Ini bukanlah file yang bisa disembunyikan selamanya,”kata Mahcupyan dalam wawancaranya dengan Hurriyet.

“Menghindari penjelasan seperti itu hanya akan merugikan AKP (partai pemerintah Turki saat ini),” imbuhnya.

“Menurut saya (tuduhan korupsi) ini tidak bisa menjangkau (Presiden Recep) Tayyip Erdogan, tetapi masih ada orang yang khawatir hal ini mungkin akan diubah menjadi sebuah argumen yang digunakan dalam kampanye pemilu,” kata Mahcupyan merujuk pemilu yang akan dgelar pada Juni 2015. Erdogan yang sekarang menjabat sebagai presiden tidak akan ikut serta dalam pemilu untuk memilih perdana menteri itu, tetapi dia berulangkali mengatakan akan menjalin hubungan erat dengan para pejabat pemegang kekuasaan eksekutif

Tuduhan korupsi di lingkungan pejabat AKP muncul pada Desember 2013, yang melibatkan 4 menteri kabinet, purta.-putra mereka serta beberapa birokrat lainnya. Gugatan hukum atas para menteri tersebut  sudah dibatalkan, tetapi pemerikasaan oleh parlemen masih berlangsung.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menyusul tuduhan-tuduhan korupsi itu, bermunculan berbagai rekaman di media sosial yang diklaim sebagai bukti adanya korupsi yang dilakukan orang-orang dekat Erdogan, yang ketika itu menjabat sebagai perdana menteri. Akibatnya pemerintah memblokir Twitter dan YouTube yang digunakan orang untuk menyebarkan rekaman bukti tuduhan korupsi itu. Blokir dicabut setelah pengadilan turun tangan dan memutuskan pemblokiran harus dihentikan.

Jika pemerintah tidak memberikan tekanan kuat atas masalah tuduhan-tuduhan korupsi itu, maka pemerintah akan menghadapi masalah di tingkat internasional, kata Mahcupyan.

Penasihat perdana menteri yang diangkat akhir Oktober lalu itu membantah sebagian pihak yang mengatakan bahwa rakyat berhak untuk merasa dirugikan di bawah kekuasaan AKP.

“Menurut saya justru sebaliknya. Saya merasa lebih bebas di bawah pemerintahan AKP, baik sebagai seorang (keturunan) Armenia maupun sebagai seorang intektual,” kata Mahcupyan, yang pernah bekerja sebagai wartawan itu dikutip Hurriyet (15/12/2014).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengacara Ingin Pejabat Uni Eropa Jadi Saksi Kasus Spionase Mursy
Tulisan selanjutnya Dalam Islam, Kepala Negara Berfungsi Menjaga Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?