Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

IPM Nilai Pemerintah Tak Serius Hadapi MEA 2015

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Januari 2015 21:58 9:58 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Januari 2015 21:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) menilai pemerintah kurang serius menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015. Pernyataan ini disampaikan Eko Adriyanto, Ketua Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar muhammadiyah, Bidang Kewirausahaan.

“Ada empat faktor yang membuat daya saing Indonesia masih dibawah rata-rata Negara pesaing dikawasan ASEAN. Yaitu, kinerja logistik, tarif pajak, suku bunga Bank, serta produktivitas tenaga kerja. Untuk bersaing Indonesia memerlukan peningkatan kapasitas produksi yang bernilai tambah melalui investasi,” demikian ujarnya dalam rilisnya pada hidayatullah.com.

Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palembang ini menambahkan, dalam produk industri tertentu Indonesia memang masih dianggap masih memiliki keunggulan terhadap Negara tetangga.

Namun disektor industri jasa, Indonesia dipandang masih kalah dengan Negara ASEAN lainnya. Sejumlah tantangan juga masih dihadapi sektor industri dalam negeri, seperti gejolak upah minimum, kepastian hukum, praktik ekonomi biaya tinggi dipelabuhan maupun jalan raya.

Berdasarkan kajian yang dirilis oleh Sekretariat ASEAN, kata Eko, Thailand menjadi Negara yang paling siap menghadapi implementasi Pasar Tunggal ASEAN 2015, dengan tingkat kesiapan 84,6 persen, disusul Malaysia dan laos 84,3 persen, Singapura 84 persen, dan kamboja 82 persen. Sedangan skor kesiapan Indonesia adalah 81,3 persen alias diurutan ke-6.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Posisi Indonesia dalam perdagangan Intraregional ASEAN saat ini juga belum optimal. Total ekspor Indonesia ke Negara-negara ASEAN masih di bawah Singapura, Malaysia dan Thailand.

Mahasiswa pascasarjana Universitas Mercubuana ini berharap, perlu adanya midset bahwa “ASEAN adalah pasar Indonesia” dan “Think ASEAN”. Serta perlu peran aktif pemerintah untuk mensosialisasikan MEA 2015 ini, didunia usaha, akademisi, media, lembaga non pemerintah dan tentunya pelajar yang merupakan basis Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Dalam hal ini, harus diakui Indonesia sudah kalah langkah.

Thailand sudah punya ASEAN TV, sebuah stasiun televisi yang terus menyiarkan tentang kesiapan Thailand menyambut MEA 2015.
“Pertanyannya sekarang, kenapa media massa kita – mulai dari TVRI, RRI, dan berbagai lembaga penyiaran lainnya tidak didayagunakan maksimal untuk mensosialisasikan MEA? Perlu diingat, MEA bukanlah sekedar forum silaturahmi antar Negara ASEAN, tetapi juga akan menjadi arena persaingan ekonomi,” tambah Eko.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASEAN
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soal Siomay Cu Nyuk, LPPOM MUI Minta Konsumen Harus Waspada
Tulisan selanjutnya GeNAM Dukung Mendag Larang Minimarket Jual Bir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Berita
7 September 2026 13:22
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang

Terbaru

  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?