Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Sambil Berdoa Dapatlah Kredit Usaha

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Mei 2005 12:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Di sebuah lingkungan kelas pekerja, di tepi ibukota Rwanda, Anathasie Mukamana telah membangun suatu kerajaan kecil. Di sepanjang jalan berdebu, di daerah Kazeba, sekali-kali ia menebarkan senyum di antara para pelanggannya.

Penghasilan pengusaha wanita yang mempekerjakan tiga orang karyawan ini tidak kurang dari 3.000 USD dalam satu tahun. Sesuatu yang sangat luar biasa di suatu negeri yang 60 persen warganya, orang-orang mempertahankan hidupnya kurang dari suatu dolar dalam sehari. Karena suksesannya ini, Mukamana tak henti-hentinya berterima kasih pada sebuah kelompok kebaktian, di tempatnya. Kelompok ini, tidak sekedar sebagai kumpulan untuk doa, tetapi juga sebagai tempat pinjaman usaha kecil.
 
Organisasi-organisasi Kristen nampaknya punya cara baru bagaimana mengembangkan misinya. Mama Pauline, sebagaimana kemudahan pinjaman yang diterima Anathasie Mukamana, misalnya,  menerima pinjaman sebesar 50 USD dari sebuah LSM. Tapi jangan kaget, pinjaman-pinjaman usaha itu tak datang dari lembaga Bank. Melainkan jutsru datang dari lembaga Kristen. Diantaranya adalah dari Hope International.

Hari-hari ini, organisasi Kristen dan lembaga atas nama agama, kini, tak lagi hanya berkisar pada urusan mie goreng. Mereka berkeliling dunia dan memberi kemudahan usaha pada masyarakat berupa pinjaman lunak.

Model baru pengembangan misi ini rupanya tak bertepuk sebelah tangan. Sebab, sebelumnya, organisasi setingkat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), telah memberi lampu hijau dengan pencangan "The International Year of Microcredit 2005" (Tahun Kredit Usaha Kecil Internasional) sebagai cara terbaik untuk memerangi kemiskinan global.

Bahasa "memerangi kemiskinan" ini nampaknya disambut positif para kalangan gereja untuk membuat format derma/bantuan kepada masyarakat miskin yang memerlukan.

Baca Juga

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi
Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam
Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’
Dapur Tak Pernah Padam: 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir

Kesempatan ini rupanya disambut baik kalangan gereja dan lembaga-lembaga Kristen internasional. Menurut Josephine Mukamuganga, model pinjaman lunak seperti ini sedah diterapkan sejak tahun 2001.
 
Di Rwanda, misalnya, hampir 1 sampai 5 peminjam usaha kecil telah menerima pinjaman lembaga berlebel agama. Bahkan sejak peristiwa pembantaian tahun 1994, yang dikabarkan telah mengorbankan hak hidup sekitar 800.000 penduduk Rwanda, sudah banyak orang yang mendapat pinjaman dari lembaga-lembaga internasional ini.

World Relief, sebagai misal, organisasi Kristen yang berbasis di AS ini mengkhususkan diri terhadap bantuan usaha kecil khususnya pada daerah-daerah pasca konflik. World Relief bahkan telah membantu memulai memberi pinjaman lunak di beberapa tempat seperti di Mozambique, Sierra Leone, Kosovo, dan Kamboja. World Relief mulai membuka di Rwanda tahun 1996 dan telah menjadi institusi lembaga pinjaman paling besar di negeri itu.
 
World Relief mempunyai lebih dari 18.000 cabang dan klien aktif di 10-12 propinsi di Rwanda. Ia memberi pinjaman pada kelompok yang memiliki sekitar 30 anggota, yang biasanya sangat miskin dan memberi jaminan pinjaman satu dengan yang lain. Dengan persetujuan kelompoknya, anggota individu dapat memanfaatkan uang pinjaman baik untuk usaha atau kebutuhan lain seperti biaya sekolah dan peningkatan rumah.
 
Tapi pinjaman ini bukanlah gratis. Pemberi pinjaman menuntut setidaknya biaya sebesar 2.5 persen perbulan, atau sekitar 30 persen pertahun.

Selain World Relief, ada juga AMIZERO dan Care International. Keduanya adalah sebuah LSM berbasis Kristen.  AMIZERO misalnya, mengkhususkan diri memberi pinjaman kepada kelompok masyarakat yang terkena infeksi HIV/AIDS, yatim piatu, dan para janda korban konflik. Organisasi-organisasi seperti AMIZERO, World Relief, Care International dan Rwandan Microfinance Forum (RMF), sebuah LSM usaha kecil di Rwanda, baru-baru ini memenangkan 1 juta USD kontrak dari Agen Pembangunan Internasional Amerika untuk memberdayakan keluarga miskin di propinsi Kigali Ngali dan Byumba.

Catholic Relief Services, sebuah organisasi non-profit berlokasi di Amerika juga tak kalah keterlibatannya untuk masuk di Rwanda. Seperti halnya organisasi-organisasi Kristen lain yang bernaung dalam Christian micro-enterprise development (CMED), sebuah lembaga Kristen untuk pengembangan usaha kecil, LSM-LSM ini membanjiri negara-negara miskin termasuk Rwanda. Organisasi di bawah CMED ini, termasuk pula diantaranya Freedom From Hunger, Hope International, dan Opportunity International, seperti dikutip  The Christian Science Monitor, telah mengeluarkan duit sebesar 280 USD yang dipinjamkan sedikitnya pada 1 juta klien kaum miskin di tahun 2004.
 
Menurut Oxford Center for Mission Studies di Inggris, hari ini, ada sekitar 1.200 organisasi CMED telah beroperasi di dua pertiga populasi masyarakat dunia.  Menurut Christian Transformation Resource Center di the Philipina, ada 505. Dan ditengarai tahun 2005 ini, banyak organisasi LSM Kristen yang bergerak atas nama pinjaman lunak.

"Sungguhpun telah ada pertumbuhan luar biasa (di kalangan lembaga pinjaman Kristen) di banding 20 tahun lalu, kita masih sangat jauh sekali dari permintaan yang ada, maka ada kebutuhan untuk semakin banyak organisasi," ujar direktur Hope Internasional, Petrus Greer, dikutip The Christian Science Monitor. (Cha, berbagai sumber/hidayatullah.com)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Partai Anti-Jilbab Menang Pemilu
Tulisan selanjutnya Adaby Darban: “Calon Pimpinan Muhammadiyah Jangan Sekuler-Liberal”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Buka Bersama di Dam Square: Tikar Persaudaraan di Jantung Amsterdam

15 Maret 2026 16:19
Feature

South Lakes Islamic Centre Sambut Ramadhan dengan Buka Pintu bagi Jamaah dan Warga Non-Muslim

27 Februari 2026 07:00
Cermin

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta

3 Januari 2026 19:57
Feature

Mas Jazir: Dari Romo Mangun Sampai Masjidil Aqsha (bagian kedua)

26 Desember 2025 17:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?