Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perempuan Iraq Tetap Inginkan Hukum Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Agustus 2005 20:25
Bagikan
Bagikan

Senin, 15 Agustus 2005

Hidayatullah.com–Ratusan perempuan Iraq kemarin ini menggelar demonstrasi dalam rangka mendukung  Islam sebagai undang-undang dasar baru Iraq. Demonstrasi yang berlangsung di kota Basrah itu digelar bersamaan dengan berlangsungnya konferensi yang membahas UUD Iraq. Para demonstran masih menuntut agar Islam dijadikan satu-satunya sumber  dalam penyusunan Undang-Undang Dasar Iraq.

Para perempuan yang ikut serta dalam demonstrasi itu juga menyuarakan yel yel yang menginginkan pemberlakuan hukum Islam pada undang-undang keluarga.

Diberitakan juga, meskipun batas waktu penyusunan UUD  baru Iraq akan berakhir  hari Senin ini, sejumlah masalah, diantaranya sumber undang-undang, federalisme, dan masa depan wilayah Kirkuk masih menjadi sumber perdebatan di tengah berbagai kelompok di Iraq.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para pemimpin politik Iraq bertemu hari Minggu kemarin (7/8), dalam sebuah konferensi nasional bertujuan untuk memecah kebuntuan dalam rancangan undang-undang baru.

Kekhawatiran mengenai penggunaan kata-kata dalam undang-undang telah meningkat, semenjak rancangan undang-undang harus diselesaikan sebelum batas waktu 15 Agustus mendatang dan para wakil dari kelompok Sunni, Syiah, serta Kurdi di Iraq masih berselisih mengenai beberapa isu.

Konferensi politik itu, yang dapat berlangsung hingga 5 hari, awalnya direncanakan akan diadakan di Baghdad pada hari Jumat lalu, namun pertemuan itu ditunda agar para pemimpin suku Kurdi dapat mempertimbangkan kembali posisi mereka pada sebuah sesi parlemen regional di Arbil.

Warga suku Kurdi mengatakan, mereka tidak bersedia untuk berkompromi dalam beberapa isu kunci: mereka menolak gagasan bahwa piagam baru itu harus menyatakan Iraq sebagai negara Islam, dan mereka menginginkan teritori otonom mereka di bagian utara Iraq untuk meliputi daerah kaya minyak di sekitar Kirkuk.

Mayoritas warga Iraq dan Kurdi adalah Muslim. Mereka tetap menginginkan Iraq sebagai negara Islam. Tentu saja, Amerika dan sekutunya tak akan membiarkan ini bisa terjadi. (cha, berbagai sumber)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengacara Inggris: Barat Tidak Suka Kaum Muslim Meraih Maju
Tulisan selanjutnya Yahudi Larang Warga di bawah Usia 45 Shalat di Masjid Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?