Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Indonesia Tolak Hubungan Dengan Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 September 2005 04:41
Bagikan
Bagikan

Kamis, 8 September 2005
  

Hidayatullah.com–Pemerintah tidak akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel selama masalah Palestina belum terselesaikan. Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda menegaskan hal tersebut kepada para wartawan di Jakarta, kemarin.

"Mereka juga tahu bahwa selama ini sikap kita jelas, yaitu kita ingin penyelesaian Palestina. Selama situasi itu belum tercapai, kita tidak akan buka hubungan diplomatik (dengan Israel)," kata Menlu saat ditanyakan tanggapan pemerintah seandainya negara Yahudi itu meminta membuka hubungan diplomatik dengan RI.

"Jadi sikap pemerintah sangat jelas dan Israel juga tahu itu," tambahnya.

Sebagaimana diberitakan kantor berita AP, Selasa (6/9), jubir Kementerian Luar Negeri Israel Mark Regev mengatakan Israel baru-baru ini mengirim surat kepada pemerintah Indonesia yang isinya permintaan untuk membuka hubungan diplomatik. Surat tersebut disampaikan negara Yahudi itu melalui pihak ketiga karena Indonesia dan Israel hingga kini tidak memiliki hubungan diplomatik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menanggapi pernyataan Regev, Menlu mengaku hingga kini dia belum menerima surat semacam itu. Namun, mengingat kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik, Menlu yakin Israel tahu mereka tidak bisa melakukan komunikasi resmi, termasuk lewat surat-menyurat seperti itu.

"Kita tidak punya hubungan diplomatik. Karena itu, Israel pasti tahu bahwa komunikasi resmi termasuk melalui surat bukan sesuatu yang akan mereka lakukan," jelas Menlu.

Pemerintah berharap, melalui proses perdamaian, negara Palestina merdeka akan berdiri di tanah airnya dan hidup berdampingan secara damai dan aman dengan Israel, kata Hassan.

Kontak negeri muslim

Setelah melepaskan Jalur Gaza, Israel mulai giat menggalang hubungan dengan negara-negara Arab dan muslim, termasuk dengan Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia dan dikenal sebagai pendukung utama kemerdekaan Palestina.

Saat ini, negeri Yahudi menjajaki hubungan dengan Tunisia. Sejumlah pejabat Israel telah berada di sana untuk merencanakan kunjungan tingkat tinggi.

Selain itu, menurut para pejabat Israel, Presiden Mesir Hosni Mubarak juga akan berkunjung ke negeri mereka 10 November. Mubarak akan menghadiri peringatan 10 tahun terbunuhnya PM Yitzhak Rabin.

Namun, seorang jubir Mubarak, Suleiman Awad, mengatakan Mubarak tidak punya rencana keluar negeri sampai akhir 2005.

"Saya bisa pastikan bahwa Presiden tidak punya rencana ke luar dari Mesir sampai akhir tahun ini," tegasnya.

Pemimpin Mesir itu terakhir kali berkunjung ke Israel pada 1995 saat menghadiri pemakaman Rabin.

Para pejabat Israel menilai rencana kunjungan presiden Mesir itu sebagai pesan ke negara Arab dan muslim lainnya bahwa Israel harus mendapat penghargaan karena telah mengosongkan 21 permukimannya di Jalur Gaza dan empat di Tepi Barat.

Bulan lalu, Israel juga mulai menjalin kontak dengan Pakistan dengan mengadakan sebuah pertemuan di Turki. Mereka pun berencana menghidupkan hubungan dengan Maroko, Oman, Qatar, dan Malaysia.

Saat ini hanya Mesir, Yordania, Mauritania, dan bekas republik Soviet di Asia yang memiliki hubungan diplomatik penuh dengan Israel.

Menanggapi langkah Israel itu, kepala juru runding Palestina, Saeb Erakat mengingatkan Israel harus membuat perdamaian dulu dengan Palestina bila menginginkan hubungan diplomatik penuh dengan negara-negara Arab dan dunia muslim.

"Bila kita telah berdamai, bila pendudukan telah berakhir, dan bila negara Palestina telah berdiri, Israel akan memiliki hubungan normal," kata Erakat.

Dia juga mendesak negara-negara muslim untuk membekukan hubungan dengan Israel sampai perdamaian tercapai. (media indonesia)
 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Pertahankan SKB Pendirian Tempat Ibadah
Tulisan selanjutnya Halaqah Nasional NU Nyatakan Ahmadiyah Sesat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?