Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pelajar Denmark Menangkan Miss Jilbab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Juni 2008 02:14
Bagikan
Bagikan

ImageHidayatullah.com—Seorang pelajar Denmark kelahiran Iraq, Huda Falah (18) terpilih sebagai Miss Jilbab. Huda terpilih dengan menyisihkan 46 kontestan. “Huda Falah terpilih dari 46 orang calon karena "jilbab biru dan gayanya begitu kuat dan indah", kata dua orang anggota juri.

Perhelatan Miss Jilbab ini ditayangkan sebuah stasiun TV Denmark dalam ajang pemilihan Miss Jilbab 2008. Kontes langka itu tak pelak menyita perhatian, apalagi setelah terjadi serangan mematikan di Kantor Kedutaan Besar Denmark di Pakistan pada 2 Juni lalu.

Melalui babak penyisihan, akhirnya terpilih Huda Falah sebagai Miss Jilbab. Dalam foto yang dikirimkan ke panitia, gadis kelahiran Iraq itu mengenakan jilbab biru muda. Pilihan itu terbukti tak salah. Juri pun menilai bahwa jilbabnya itu, ''Sangat fantastik dan warnanya sangat mengejutkan,'' kata Uffe Buchhardt, seorang anggota juri.

Falah adalah pekerja sosial kelahiran Iraq. Pada 1997, dia dan keluarga pindah ke Denmark. Bagi Falah, jilbab bukanlah hal asing. Dia mulai mengenakan kain penutup kepala itu sejak berumur sembilan tahun.

Menurut Falah, dia tergerak untuk ikut kontes karena ingin menghilangkan jurang pemisah antara remaja muslim dan remaja Denmark lain. ''Selama ini (kedua golongan) tidak bisa saling berbicara dengan mudah karena citra negatif (Muslim) yang dibentuk media,'' ujarnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berkat kemenangannya itu, Falah berhak memboyong serangkaian hadiah. Di antaranya, iPod, selembar jilbab yang didesain sebuah butik fashion Denmark, dan berlangganan gratis majalah gadis Muslim berbahasa Inggris selama setahun.

Penyelenggaraan Miss Jilbab itu mengundang perdebatan di Denmark. Selama ini pemerintah berusaha menjauhkan diri dari simbol-simbol agama. Bahkan, hakim-hakim di pengadilan dilarang mengenakan simbol agama. Misalnya, memakai jilbab, salib, serban, maupun topi khas Yahudi.

Menjawab pertanyaan perihal sikapnya memilih berjilbab, Huda menjawab, ”Seorang wanita seperti sebiji intan, dan Anda tidak bisa memamerkan sebiji intan kepada tiap orang," katanya. [ap/jpo/theaustralian/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polling FPI di Liputan6.com “Raib”
Tulisan selanjutnya Mekah Alami Krisis Air

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?