Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

80 Persen Pejabat Koruptor Punya Isteri Simpanan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Juni 2008 18:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Petugas anti-korupsi di kota di China selatan menanyai istri simpanan pejabat tersangka perkara korupsi dan menemukan keterangan cukup menyenangkan, kata laporan media resmi pada Kamis (26/6). Istri simpanan dan istri kedua sangat biasa di kalangan pejabat dan pengusaha di China dan acapkali disalahkan sebagai penyebab pejabat mencari uang lebih melalui suap atau penyalahgunaan kekuasaan. Sedikit-dikitnya, 80 persen pejabat korup, yang terungkap di Dongguan, memiliki istri simpanan, yang memberi kami keterangan, yang tidak kami miliki, kata wakil direktur biro anti-korupsi di kota industri itu, Zhou Yuefeng, kepada China Daily. Selain memiliki istri simpanan, menurut Zhou, menerima suap dalam bentuk bonus juga sangat umum di kalangan pejabat korup. Titik berat kami pada tahun ini terletak pada Departemen Perpajakan dan Kesehatan, katanya, Namun, itu bukan berarti kami tidak akan mencari koruptor di bidang lain. Laporan dikeluarkan kantor penuntut umum utama China pada tahun lalu mengatakan bahwa 16 pejabat tingkat provinsi dihukum untuk perkara korupsi parah dalam lima tahun terakhir, sebagian besar dari mereka terlibat dalam memperdagangkan kekuasaan untuk seks, judi, pencucian uang dan penjualan tanah secara gelap kepada pengembang. (xinhua/ant/jon) lebih kecil dibandingkan dengan Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris. Pemerintah Belanda, yang kini dikuasai koalisi kelompok konservatif dan religius itu, juga pelan-pelan memangkas jumlah kafe-kafe mariyuana dengan tidak menerbitkan izin usaha baru saat ada kafe yang tutup. ''Kebijakan ini diterapkan untuk mengurangi bisnis ini satu demi satu. Pelan, memang, tapi pasti,'' tegas Richard van Velthoven, manajer The Greenhouse. Tak seperti pengusaha kafe lainnya, Velthoven khawatir usahanya gulung tikar bila larangan merokok diberlakukan. ''Saya telah membuang mesin pelinting. Saya letakkan bahan herbal pengganti tembakau di atas meja. Saya juga membeli lebih banyak alat penguap. Kami tinggal menunggu apalagi yang bisa kami lakukan," katanya pasrah. Lalu, bagaimana tanggapan para turis yang biasa berkunjung ke Belanda, antara lain, karena kafe-kafe khusus tersebut? Menurut Lars Schmit, kondisi tersebut mungkin akan menjadi akhir sebuah era. ''Tanpa coffee shop-coffee shop itu, sebagian Amsterdam akan mati," katanya. [ap/ hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belanda Larang Merokok
Tulisan selanjutnya Anwar Ibrahim Dituduh Sodomi Lagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
  • Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • ‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?