Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jumlah Tentara Asing Tewas di Afganistan Capai Angka Tertinggi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Juli 2008 01:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jumlah tentara asing tewas di Afganistan pada bulan lalu mencapai angka tertinggi sejak kejatuhan Taliban pada ahir 2001, kata demikian laporan DPA.

Juni 2008 juga menjadi bulan kedua secara berturut-turut tentara asing tewas di Afganistan melebihi yang tewas di Iraq, begitulah kutipandari laman http://www.icasualties.org.

Angka itu menunjukkan bahwa 45 tentara pimpinan persekutuan pertahanan Atlantik utara NATO dan Amerika Serikat itu tewas akibat pertempuran, serangan dan kecelakaan di Afganistan pada Juni. Di Iraq, angka tersebut 30. Sebagian besar korban adalah tentara Amerika Serikat.

Harian "The New York Times" menyebut angka 46 untuk Afganistan dan 31 di Iraq.

Pada Mei, bulan pertama kematian tentara tewas di Afgan melewati jumlah yang tewas di Iraq, sekitar 31 tentara asing tewas di Afganistan, sementara di Iraq tercatat 21 orang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Terdapat jumlah jauh lebih besar tentara asing di Iraq daripada di Afganistan, tapi saat kekerasan menurun di Iraq, kejadian serupa meningkat di Afganistan.

Kebanyakan dari mereka tewas akibat bom jalanan, yang menghantam iringan atau ronda mereka.

Jurubicara pasukan bantuan keamanan asing (ISAF) pimpinan NATO Jenderal Carlos Branco menyatakan angka itu seharusnya dilihat dalam kaitan peningkatan jumlah tentara asing untuk memerangi pejuang Taliban, yang bangkit kembali.

"ISAF kini memiliki lebih banyak tentara daripada sebelumnya dan sekarang pergi ke tempat yang belum pernah didatanginya," kata Branco kepada kantor berita Prancis AFP.

Taliban, yang memerintah Afganistan sejak 1996, mengobarkan perlawanan sejak digulingkan dari kekuasaan di negara itu oleh serbuan pimpinan Amerika Serikat pada 2001, karena menolak menyerahkan pemimpin Alqaida Osama bin Ladin, yang dituduh bertanggungjawab atas serangan di wilayah negara adidaya tersebut, yang menewaskan sekitar 3.000 orang pada 11 September 2001.

Pasukan sekutu pimpinan Amerika Serikat dan pasukan ISAF berada di Afganistan untuk membantu pemerintah Presiden Hamid Karzai memerangi Taliban dan sekutu mereka.

Peningkatan jumlah korban akibat kekerasan oleh Taliban di Afganistan membuat sejumlah negara berencana mengurangi atau menarik pasukannya, yang tergabung dalam ISAF.

Dua tentara Kanada luka akibat serangan jibaku di Afganistan selatan pada Rabu, kata pejabat.

Di propinsi Kandahar, Afganistan selatan, serangan jibaku menyasar iringan tentara Kanada melukai enam orang, kata pejabat setempat.

Abdul Razzaq, pejabat polisi di kota perbatasan Spin Boldak di tempat serangan itu terjadi, dua tentara Kanada, dua penduduk dan banyak kontraktor keamanan penjaga perusahaan pembangunan jalan luka.

Ia mengatakan kepada kantor berita Jerman Deutsche Presse-Agentur DPA bahwa pembom itu menabrakkan kendaraan sarat peledaknya ke iringan pasukan Kanada di jalan Kandahar-Spin Boldak pada pukul 11.20 (14.30 WIB).

Tentara Kanada pimpinan persekutuan pertahanan Atlantik utara NATO tidak memberi tanggapan tentang apakah mereka menjadi korban.

Taliban, lewatnya jurubicara Qari Yousuf Ahmadi, menyatakan bertanggungjawab atas serangan itu, yang menewaskan 10 orang Kanada.

Ia menambahkan bahwa tiga kendaraan tentara Kanada hancur.

Sekitar 2.500 tentara Kanada berpangkalan di propinsi bergolak Kandahar. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penerbangan Haji Akan Ditertibkan
Tulisan selanjutnya Luh Ketut: “Full Day School” Lahirkan Generasi Beringas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?