Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tayangan TV ‘Membahayakan’ Keluarga

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juni 2009 19:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Keprihatinan berbagai pihak terhadap kebebasan tayangan acara televisi publik di tanah air yang dinilai sudah membahayakan bagi ketahanan keluarga dan moral masyarakat, terus meluas.

Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan Yayasan Sains, Estetika, dan Teknologi (SET) menunjukan, hampir 51 persen masyarakat Indonesia yang menjadi responden menyatakan tayangan televisi sudah membahayakan dan tidak lagi ramah terhadap keluarga yang menjadi pemirsa, kata Deputi Direktur Yayasan SET, Agus Sudibyo pada sebuah seminar di Bandung, pekan lalu.

Seminar bertema “Rating Publik, Menuju Televisi Ramah Keluarga” yang diselenggarakan di Aula Serba Guna Rektorat Universitas Padjadjaran (Unpad) di Jalan Dipati Ukur Bandung, dibuka Wakil Gubernur Jabar Macan Efendi Yusuf yang juga dikenal sebagai Dede Yusuf, aktor film laga.

Yayasan SET yang bergerak dalam bidang riset media itu melansir data riset terhadap 212 orang responden dari berbagai kalangan dengan metode kuota sampling terhadap kalangan yang mempunyai perhatian terhadap tayangan televisi dan mampu memberikan penilaian kritis terhadap program televisi.

Masyarakat pemirsa TV menilai, tayangan sinetron tidak meningkatkan emansipasi sosial, tidak memberikan model perilaku yang baik, sarat kekerasan, tidak ramah anak, dan tidak ramah lingkungan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Riset yang dilakukan pada April 2009 itu juga menunjukkan televisi lebih mengutamakan program hiburan, hal ini disetujui  responden sebanyak 93,4 persen. 40,1 responden juga menyatakan kualitasnya sangat buruk. Kondisi itu menunjukkan, kuantitas acara hiburan tidak berbanding lurus dengan kualitasnya.

Hal yang menarik, acara-acara politik justru dianggap lebih memberikan pendidikan dan jauh berkualitas dibanding sinetron.

Banyaknya tayangan acara politik di televisi diiyakan 68,9 persen responden, dengan 64,9 menganggap kualitasnya sangat bagus. 2,4 persen responden mengatakan tayangan politik sangat buruk. Secara umum, kualitas program televisi dinilai memberikan model perilaku yang buruk, namun juga menambah pengetahuan.

Hal yang menjadi masalah, pengiklan umumnya seperti asal saja menaruh iklannya pada suatu tayangan dengan rating tinggi. Bahkan pemerintah melalui Departemen Pendidikan dan Kebudayaan ikut beriklan pada acara dengan rating tinggi. “Padahal tayangan itu tidak berkualitas, namun disukai,” ucap Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unpad Prof Dr Deddy Mulyana.

Masyarakat harus mampu membedakan acara yang berkualitas dengan acara yang disukai. Keadaan itu mempengaruhi pemilihan tayangan pemirsa. Makanya, media literasi harus terus digalakkan. “Media literasi bukan hanya untuk masyarakat, tapi pengiklan juga, agar mereka turut serta mendidik masyarakat,” tegas Deddy Mulyana.

Selain itu, masyarakat pun tidak bisa hanya bergantung kepada pemerintah untuk mengatur dan mengawasi. Masyarakat yang punya frekuensi, jadi masyarakat yang menentukan. Para pengasuh tayangan televisi pun diharapkan sadar bahwa mereka meminjam frekuensi publik. Dengan demikian, kepentingan publik harus lebih diutamakan.

Sementara itu, di kesempatan yang sama, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah  (KPID) Jawa Barat, Dadang Rahmat mengatakan, akan merampungkan program televisi berjaringan pada 28 Desember 2009. “Ini KPI lakukan untuk kemudahan pengelolaan televisi serta perbaikan program tayangan agar ramah keluarga dan mendidik,” katanya. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muhammadiyah Akan Mendirikan Sekolah di Thailand Selatan
Tulisan selanjutnya RS Israel Dipenuhi Tentara Zionis yang Terluka di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah

Berita
17 September 2026 16:00
Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
Para Pemimpin Libanon, Prancis dan Yordania akan Bahas Masalah Militer Libanon di Paris
Pengadilan Bangladesh Jatuhkan Hukuman Mati Atas Tujuh Pejabat Senior Era PM Hasina

Terbaru

  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
  • Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
  • Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
  • Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
  • KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?