Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi Wanita Inggris Ikut Berpakaian Burqa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Agustus 2009 14:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tiga orang anggota polisi wanita di South Yorkshire, Inggris, diperintahkan berpakaian lengkap layaknya wanita Muslim selama satu hari agar tahu bagaimana rasanya berpakaian seperti itu.

Dua orang berpakaian lengkap dengan burqa yang menutup seluruh wajah, yang hanya menyisakan sedikit lubang untuk melihat. Seorang lainnya berpakaian lengkap dengan kerudung tanpa penutup wajah.

Sepanjang hari mereka menghabiskan waktu bersama dengan empat orang wanita Muslim. Mereka berkeliling kota Sheffield, pergi ke pusat perbelanjaan, dan mengunjungi tempat-tempat umum lainnya.

Apa tujuan Sersan Deb Leonard, Sersan Deb Pickering, dan Helen Turner, petugas dari Police Community Support–ketiganya dari Sheffield–berpakaian ala wanita Muslim? Seorang jurubicara dari pihak kepolisian mengatakan, latihan yang dinamakan “In Your Shoes Day” itu dirancang untuk membantu para petugas agar lebih baik dalam berinteraksi dengan komunitas Muslim di kota Sheffield.

Associated Press (AP) melaporkan, tidak dijelaskan kapan latihan itu dilaksanakan. Tapi, sebagaimana dilansir Daily Mail kemarin (4/8), kegiatan polisi tersebut mendapat kritik dari banyak pihak.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Doughlas Murray, penggagas Centre for Social Cohesion mengatakan, “Tidak masuk akal. Para korban tindak kejahatan pasti tercengang mengetahui betapa polisi punya banyak waktu sehingga mereka bisa bermain busana-busanaan. Ini benar-benar penghamburan waktu kerja polisi dan uang pembayar pajak. Bukanlah tugas polisi berempati kepada salah satu bagian dari masyarakat. Tugas polisi itu mencegah kejahatan dan menangkap penjahat. Setelah ini apalagi yang mereka rencanakan, berpakaian seperti orang-orang dari kelompok Hindu dan Budha?”

Fiona McEvoy dari TaxPayers’ Alliance berkata, “Polisi seharusnya menghabiskan waktu mereka dengan menangkap penjahat, bukan melakukan latihan pura-pura seperti itu. Menggelikan. Tindakan seperti itu hanya memberi sedikit manfaat. Para pembayar pajak lebih suka melihat para petugas memusatkan perhatian dan kemampuan mereka memberikan pelayanan yang layak, membuat jalan-jalan aman bagi setiap komponen masyarakat. Mereka berlebihan, karena polisi tidak dibayar untuk melakukan hal di luar tugas mereka.”

Sid Cordle, dari Christian People’s Alliance di Sheffield, Yorkshire, mengatakan, “Sebagaimana kita tahu, pakaian seperti itu adalah simbol penindasan terhadap wanita. Polisi seharusnya tidak mendukungnya. Jika mereka benar-benar ingin tahu apa yang dirasakan para wanita Muslim, mereka bisa lebih jauh belajar dengan pergi dan tinggal bersama mereka dan berinteraksi dengan mereka.”

Jurubicara polisi menjelaskan lebih lanjut tujuan dari kegiatan itu, “Latihan ini hanyalah salah satu dari sekian banyak kegiatan Kepolisian South Yorkshire yang telah direncanakan bersama dengan para pemuka dan masyarakat etnis minoritas, untuk mempererat kerjasama, menghargai keberagaman dan menggalang integritas, serta untuk menciptakan masyarakat yang lebih aman dan kompak.”

Tapi, ia juga mengatakan, tidak ada rencana menugaskan polisi berpakaian ala kelompok masyarakat minoritas lainnya.

Jurubicara polisi mengatakan, petugas polisi  yang diperintahkan berbusana  Muslim itu yakin mereka  diamat-amati oleh petugas keamanan ketika berkunjung ke toko, dan mereka juga diawasi ketika berada di jalan. Tapi, mereka tidak tahu pasti, apakah itu karena pakaian yang mereka kenakan atau semata karena terlalu memberikan perhatian atas keberadaan mereka.

“Hal seperti itulah yang harus dihadapi dan dirasakan oleh para wanita Muslim dalam kehidupannya sehari-hari,” katanya menambahkan.

“Dua orang wanita Muslim di antara mereka sebelumnya memperingatkan bahwa orang-orang mungkin akan menatap dan memberikan komentar. Sementara para petugas polisi ketika melakukan latihan itu, mereka memulainya dengan pikiran yang terbuka dan tidak tahu apa yang bakal terjadi.”

Sersan Leonard mengatakan, dari pengalamannya tersebut ia menjadi lebih menghargai atas apa yang dirasakan oleh wanita Muslim ketika mereka berada di tempat umum dengan “pakaian yang sesuai dengan agama mereka.” [di/dm,ap/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kesebelasan Schalke Jerman Menghina Nabi Muhammad
Tulisan selanjutnya “Uang Swasta” vs Uang Negara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?