Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Operasi Plastik Marak di Arab Saudi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Agustus 2009 20:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Beberapa tahun terakhir, pusat-pusat bedah plastik dengan tampilan yang glamor merebak di jalan-jalan kota Riyadh. Dalam iklan halaman depan di surat kabar, mereka menawarkan perawatan dengan laser, pencangkokan rambut dan sedot lemak.

Sepuluh tahun lalu jumlahnya sangat sedikit, sekarang pusat bedah plastik sudah mencapai angka 35, dan “membanjiri pasar Saudi,” demikian kata Ahmad Al-Utaibi, seorang spesialis kulit, sebagaimana dikutip harian Al-Hayat.

Menurut sebuah studi, kata Al-Utaibi, sedot lemak, pengencangan payudara dan operasi hidung adalah pilihan bedah plastik untuk kecantikan yang paling populer di kalangan wanita. Sementara para pria banyak yang meminati pencangkokan rambut dan operasi hidung.

Wanita Saudi  memandang operasi plastik sebagai hal yang lumrah,  mereka bisa menutupinya dengan jubah dan kerudung.

Sarah, gadis berusia 28 tahun dan bekerja, dalam sebuah wawancara dengan AP mengatakan, di bawah jubah mereka, para wanita mengenakan pakaian rancangan desainer, potongan rambut trendi, yang akan ditampakkan dalam acara pertemuan khusus wanita, untuk ditunjukkan kepada suami mereka, dan dipamerkan ketika bepergian ke luar negeri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami sering menghadiri acara-acara pribadi, dan kami juga sering bepergian,” kata Sarah yang menolak untuk menyebutkan nama lengkap untuk menjaga privasinya.

Ia mengatakan sedang menimbang-nimbang untuk melakukan 22 operasi, termasuk di antaranya pengencangan payudara, memadatkan bokong, dan membentuk garis bibir yang turun menjadi bentuk tersenyum.

Ia juga menginginkan bibir seperti penyanyi Libanon Haifa Wahbi, dan sedikit memperkecil lebar hidungnya, meskipun dokter bedahnya saat ini telah menolak untuk melakukan operasi hidung karena dipandang tidak perlu.

Ayman Al-Sheikh, seorang dokter Saudi yang telah menghabiskan waktunya selama 14 tahun di Amerika Serikat, terutama di Harvard, mengatakan bahwa permintaan bedah plastik di Saudi sejalan dengan peningkatan permintaan operasi plastik secara global. Tapi, menurutnya ada yang berbeda di dunia Arab, khususnya Saudi, yang mana permintaan memperbaiki wajah itu sampai pada titik di mana wajah tidak lagi kelihatan alami. Trennya mengikuti para artis yang memiliki bibir sensual, perut yang singset dan dada yang kencang, seperti yang terlihat di televisi-televisi Arab.

Agama senantiasa meliputi aspek kehidupan masyarakat Saudi, termasuk juga soal operasi plastik. Salah seorang ulama yang sering diminta pendapatnya  adalah Shaikh Muhammad Al-Nujaimi. Banyak wanita Saudi yang datang kepadanya untuk berkonsultasi seputar bedah plastik.

Shaikh Al-Nujaimi  memberikan arahannya berpatokan pada hasil pertemuan di Riyadh tiga tahun lalu dengan para ulama dan dokter bedah plastik, yang bertujuan untuk menetapkan apakah operasi plastik bertentangan dengan syariah dan termasuk mengubah bentuk cipataan Allah.

Keputusannya yaitu halal jika operasi dilakukan terhadap bentuk payudara yang kecil tidak normal, memperbaiki bentuk yang menimbulkan penderitaan pada seseorang, atau memperbaiki kerusakan akibat kecelakaan. Tapi, melakukan bedah plastik yang tidak aman, atau mengubah bentuk “hidung yang sudah sempurna” hanya untuk meniru seorang artis, maka hukumnya haram.

“Saya mendapat sangat banyak telepon dari wanita  yang bertanya tentang operasi plastik,” kata  Shaikh Al-Nujaimi. “Penjelasan yang kami dapat dari para dokter, sangat membantu kami untuk memberi arahan kepada mereka (para wanita).”

Tapi tidak semua orang bertanya tentang hukum halal haramnya, dan tidak semua dokter bedah patuh terhadap petunjuk para ulama. Jadi seorang wanita bebas memilih dokter bedahnya, tergantung seberapa liberalnya orang itu.

“Orang seringkali berbuat kelewatan baik disengaja atau tidak,” kata dokter Ayman Al-Sheikh, 43, kepada AP. “Jika sesuatu ada pada seorang figur terkenal, maka itu akan menjadi ikon di dunia kami, meskipun hal tersebut tidak kelihatan indah.”

Ia mengatakan, ketika dirinya kembali ke Saudi empat tahun lalu, para pasien datang dengan meminta hidung seperti artis ini, dan pipi seperti artis itu. Tapi semua permintaan itu berhenti ketika ia mengatakan pada mereka bahwa ia adalah seorang konservatif yang percaya “tiap wajah memiliki bentuknya sendiri.”

Maraknya bedah plastik membuat seorang kolumnis Saudi, Abdu Khal, menulis sebuah karya yang berjudul “Kami Tidak Ingin Engkau Menjadi Sinderella.”

“Berbondong-bondongnya para wanita melakukan operasi plastik merupakan sebuah obsesi yang diakibatkan oleh kegelisahan wanita,” tulisnya. “Dan itu menegaskan pemikiran bahwa wanita hanya untuk urusan tempat tidur saja.”[di/ap/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akibat Acara Vulgar, Stasiun TV LBC Terancam Ditutup
Tulisan selanjutnya Waspadai 9 Dampak Makanan dan Harta Haram

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?