Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Isi Program Acara Televisi Iran, Tariq Ramadhan Dipecat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Agustus 2009 14:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Julukan Belanda sebagai surga kebebasan bagi semua hal, rupanya patut dipertanyakan. Baru-baru ini, salah satu universitas bereputasi internasional di negeri oranye itu memecat dan mengusir salah seorang guru besar yang juga cendikiawan Muslim terkemuka, Tariq Ramadhan.

Ramadhan, profesor bidang ilmu kalam (theology) di Universitas Erasmus, Rotterdam, dipecat dari universitas tersebut di kota Rotterdam, Belanda, hanya gara-gara tampil mengisi sebuah program acara mingguan Islam and Life (al-Islam wa al-Hayat) pada stasiun televisi internasional Press TV milik Iran.

Selain diturunkan dari kursi profesor di Universitas Erasmus, cucu pendiri gerakan Islam al-Ikhwan al-Muslimun Hassan al-Banna (dari pihak ibu) itu juga dipecat dari jabatannya di kantor Walikota Rotterdam, Belanda. Di kota tersebut, Ramadhan memiliki reputasi bergengsi, yaitu penasihat Walikota di bidang politik multikultural imigran (siyasah damj al-muhajirin).

Pihak universitas maupun Walikota beralasan, dengan mengisi acara di stasiun milik Iran itu, Ramadhan dipandang telah mencederai amanat yang telah diberikan oleh Belanda kepadanya. Ramadhan dipandang menyokong sistem pemerintahan Iran yang menjadi musuh bebuyutan negara-negara Barat, salah satunya Belanda.

Atas keputusan kedua institusi tersebut, Ramadhan mengaku sangat kecewa dan tersinggung. Ia pun berencana akan menggugat keduanya karena dipandang telah menjatuhkan keputusan yang tidak fair. Terlebih lagi statemen yang menyatakan dirinya mendukung sistem pemerintahan Iran yang otoriter dengan mengisi acara di salah satu stasiun televisi negeri Mullah itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejawatnya, Profesor Van Bruinessen, kecewa dengan sikap pemerintah kota Rotterdam. Menurutnya, seharusnya pemerintah tidak perlu bereaksi terlalu kaget terhadap pekerjaan sampingan Ramadhan.

“Saya kira ia dulu terpilih justru karena ia mempunyai hubungan baik dengan berbagai instansi dan organisasi di kalangan umat Islam di Eropa, dan juga di dunia Islam.”

Ramadhan merupakan sosok cendikiawan Muslim yang memiliki reputasi cemerlang di dunia keislaman internasional, utamanya di Eropa. Ia dikenal dengan pemikiran keislamannya yang moderat, elegan, cerdas, dan berkeadaban.

Ramadhan juga pernah berkesempatan mengunjungi Indonesia beberapa tahun lalu. Sayangnya, di negeri berpenduduk Muslim terbanyak itu, Ramadhan mendapatkan kesan yang kurang baik: ia dicopet dan harus kehilangan dompet berisi uang dan dokumen berharga lainnya. [atj/rnwl/alarabiya/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Medan Akan Tertibkan Babi
Tulisan selanjutnya Junk Food Bikin Pria Saudi Pemalas?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?