Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tokoh Anglikan: Masyarakat Inggris Tidak Bahagia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Januari 2013 21:31 9:31 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Januari 2013 21:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Komunis China dapat mengajarkan Inggris banyak soal kebahagiaan sebab masyarakat negara itu lebih “setara”, demikian menurut Uskup Agung York Dr John Sentamu.

Dilansir The Telegraph Selasa (8/1/2013), Sentamu mengatakan, persoalan seperti tunawisma menunjukkan bahwa sudah saatnya untuk “mengkaji kembali nilai-nilai yang menjadi dasar masyarakat kita.”

Menurut pemuka agama Kristen Anglikan itu, sangat jelas kelihatan bahwa masyarakat Inggris “tidak bahagia.” Dan negara-negara yang “lebih adil” seperti Jepang, China dan Belanda juga memiliki lebih banyak penduduk yang bahagia.

Hal itu dikatakan oleh Sentamu dalam pidatonya saat mengunjungi kantor Salvation Army di York, dalam rangka peluncuran program menanggulangi tunawisma yang banyak ditemukan tidur di sembarang tempat di kota itu. Salvation Army adalah organisasi Kristen yang bergerak di bidang bantuan kemanusiaan.

Kesehatan sebuah mayarakat menurut Sentamu, dapat dilihat dari seberapa besar penduduk setempat peduli dengan orang yang kurang beruntung.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Masyarakat yang lebih setara juga terbukti sebagai masyarakat yang lebih bahagia,” kata Sentamu, mengutip isi buku “The Spirit Level” karya Prof Richard Wilkinson dan Prof Kate Pickett.

“Berapa banyak di antara anda yang ingin bahagia?” tanyanya kepada hadirin.

“Anda perlu menjadi masyarakat yang lebih adil jika ingin bahagia. Saat ini, Inggris tidak bahagia,” kata Sentamu.

“Jika anda melihat angka global, China adalah yang paling bahagia, kemudian Jepang dan Netherland, sebab mereka adalah masyarakat yang setara.”

“Sebagai contoh saat terjadi tsunami, di Jepang tidak terjadi penjarahan, sebab penduduk di sana melihat properti yang ada sebagai milik mereka sendiri,” kata Sentamu.

Menurutnya kriis finansial yang melanda Inggris telah secara menakutkan mengubah masyarakat.

“Tunawisma merupakan masalah yang memaksa kita untuk mempertimbangkan ulang nilai-nilai yang dengannya kita membangun masyarakat,” imbuhnya.

“Hal itu menuntut visi sosial yang baru secara menyeluruh, menumbuhkan kembali manfaat baik dari solidaritas,” kata Sentamu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Error Peradaban
Tulisan selanjutnya Indonesia Bantu 1 Juta Dolar untuk Penanganan Konflik Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
‘Israel’ Tetap Ikut Eurovision, Belanda Kembali Pilih Boikot
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?