Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Indonesia Bantu 1 Juta Dolar untuk Penanganan Konflik Rohingya

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 9 Januari 2013 05:20 5:20 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 9 Januari 2013 05:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mewakili pemerintah Indonesia telah menyerahkan komitmen bantuan kemanusiaan senilai satu juta dolar AS untuk kebutuhan tanggap darurat kepada pemerintah Myanmar.

Pernyataan tertulis Kementerian Luar Negeri Selasa (8/1/2013) malam, menyebutkan bahwa pemerintah Indonesia berketetapan untuk memberikan kontribusinya dalam menciptakan rasa saling percaya di antara komunitas terkait, serta menumbuhkembangkan perekonomian di kawasan tersebut.

“Di samping kebutuhan mendasar seperti kebutuhan tempat tinggal, pangan, obat-obatan dan pendidikan, terdapat pula kebutuhan yang lebih penting, yaitu dorongan untuk mengembangkan rasa percaya dan upaya rekonsiliasi di antara dua kelompok masyarakat di Negara Bagian Rakhine,” kata Marty.

Menlu mengatakan, selama kunjungan ke sejumlah kamp pengungsi kelompok Rohingya dan Rakhine di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, pada 7 — 8 Januari itu, dirinya telah memeroleh pemahaman yang lebih mendalam tentang perkembangan di Negara Bagian Rakhine.

“Ada kebutuhan tentang bagaimana mendorong roda perekonomian di kawasan, yang dapat menciptakan bukan saja lapangan kerja melainkan juga harapan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang,” kata Marty.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kunjungan Menlu itu mencakup kamp-kamp di berbagai pelosok negara bagian Rakhine, yaitu pada tanggal 7 Januari 2013 di empat lokasi kamp pengungsi Pauktaw, Sambalay Village, Taungbaw Village, Kyauktaw; Maw-Ya-Wadi village, dan kamp pengungsi Maungdaw. Keempat lokasi tersebut dicapai Menlu dengan menggunakan helikopter.

Sementara kunjungan ke kamp pengungsi Ohn-Daw-Gyee dan Min Gwan pada Selasa, ditempuh Menlu Marty melalui jalan darat.

Selama kunjungan Menlu Marty didampingi Menteri Urusan Perbatasan Myanmar, Mayjen Thein Htay, serta Minister Kepala Negara Bagian Rakhine State, Hla Maung Tin.

Sebelumnya konflik di wilayah tersebut terjadi akibat pertikaian antara kelompok Budha Rakhine dan Muslim Rohingya.

Etnis Rohingya terpaksa harus angkat kaki dari tanah kelahiran mereka karena terusir dan dianggap sebagai pendatang dari Bangladesh oleh Pemerintah dan masyarakat Myanmar.

Muslim Rohingya tidak memiliki kewarganegaraan karena tidak diakui oleh pemerintahan Myanmar sehingga tidak bisa mengakses fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan yang layak.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokoh Anglikan: Masyarakat Inggris Tidak Bahagia
Tulisan selanjutnya Ormas Islam Aceh Siap Kawal Pengesahan Qanun Jinayah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026

Berita
2 Juli 2026 20:20
MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji
Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza

Terbaru

  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
  • Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
  • Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
  • Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
  • Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
  • Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
  • MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji
  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?