Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelas Baru Universitas Internasional KAUST Mulai Dibuka

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 September 2009 14:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) pada hari Sabtu akan menerima 400 mahasiswa angkatan pertama yang berasal dari berbagai belahan dunia, saat pembukaan resmi pada 23 September, yang bertepatan dengan ulang tahun ke-79 negara Arab Saudi.

Penjaga Dua Masjid Suci Raja Abdullah telah mengundang beberapa pemimpin dunia untuk menghadiri pembukaan universitas riset bertaraf internasional senilai SR10 milyar–yang merupakan proyek impian dari raja yang bervisi masa depan itu. Lokasinya terletak di Thuwal, sebuah desa dekat Laut Merah, sekitar 80 km sebelah utara Jeddah.

KAUST menawarkan pendidikan tingkat master dan doktor di bidang matematika terapan dan komputasi sains, bio-science, teknik kimia dan biologi, ilmu kimia, ilmu komputer, ilmu bumi, teknik elektro, sains dan teknik lingkungan, sains dan teknik kelautan, ilmu dan rekayasa material, dan teknik mesin.

Untuk meraih gelar M.S.  diperlukan waktu 18 bulan untuk menyelesaikannya. Mahasiswanya bisa mengambil kelas full-time, atau part-time untuk mereka yang dibiayai perusahaan tempat bekerja, disesuaikan dengan ijin cuti belajarnya. Untuk gelar Ph.D. derajat, memakan waktu tiga hingga empat tahun, termasuk melakukan riset asli di pusat penelitian KAUST.

KAUST, yang menekankan pada penelitian ilmiah dan pengembangan teknologi, memiliki kualifikasi tinggi dengan staf pengajar yang berpengalaman dari 80 negara. Mahasiswanya berasal dari Arab Saudi, negra-neragar teluk dan Arab, Eropa, Amerika, Asia Timur dan Afrika Selatan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Raja Abdullah pertama kali mengumumkan rencananya untuk mendirikan universitas kelas dunia ketika menghadiri acara yang diselenggarakan oleh penduduk Taif pada 23 Juli 2006 untuk dirinya. “Ide pendirian universitas ini telah ada dalam pikiran saya selama lebih dari 25 tahun dan saya berterima kasih kepada Allah karena membantu kita mewujudkan hal itu,” kata raja saat pembangunan dimulai.

Berbicara pada acara peresmian pembangunan tanggal 21 Oktober 2007 itu, Abdullah menunjukkan optimismenya, ia mengatakan universitas itu akan berfungsi sebagai jembatan antar kebudayaan dan bangsa dan menjadi mercusuar pengetahuan. Ia mengatakan KAUST akan membantu Arab Saudi memiliki pusat penelitian ilmiah independen kelas dunia. Seraya menambahkan bahwa hal itu akan menjadi kekuatan pendorong perekonomian nasional.

Sebagai “Bayt Al-Hikmah” yang  baru, KAUST akan menjadi mercusuar harapan dan rekonsiliasi dan akan memeberikan keuntungan bagi kerajaan dan semua bangsa-bangsa di dunia sesuai dengan ajaran Al Qur’an yang mengatakan bahwa Allah menciptakan manusia agar saling mengenal satu sama lain. Demikian kata Raja Abdullah.

Abdullah berharap manfaat keberadaan KAUST akan bisa dirasakan oleh seluruh umat manusia. “Kami berharap bahwa universitas menjalankan misi kemanusiaan yang mulia secara murni dan bersih, dan dengan pertolongan Allah dan juga para intelektual seluruh dunia, tanpa bias atau diskriminasi,” katanya.

Abdullah mengatakan pengelola dana telah dibentuk untuk memenuhi pengeluaran universitas, mengikuti sistem yang dulu dipakai pada zaman keemasan Islam.

Universitas memiliki empat pusat penelitian yang berfokus pada industri, ekonomi, sosial dan lingkungan sesuai keadaan Arab Saudi. Lembaga pendidikan ini membantu mahasiswa dan peneliti dari dalam Kerajaan dan luar negeri untuk memanfaatkan kemampuan mereka untuk kepentingan seluruh dunia. Dan juga menawarkan suasana yang menarik bagi para ilmuwan dan peneliti untuk melakukan penelitian yang inovatif.

Dikelola oleh perusahaan minyak raksasa, Saudi Aramco, universitas itu berdiri di area seluas 36 juta meter persegi di sepanjang Laut Merah. Universitas dilengkapi dengan fasilitas laboratorium yang canggih, dan juga masjid, perumahan, taman bermain, lapangan tenis, restoran dan fasilitas rekreasi.[di/meo/hidayatullah.com]
 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wanita Arab Bersiap Hadapi Era Digital
Tulisan selanjutnya Hanya Islam Yang Mampu Menjawab Masalah Ketuhanan ku

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Serangan rudal Iran di Tel Aviv Israel
Berita

Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Berita
8 Juni 2026 19:30
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?