Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tokoh Pluralis Pesimis Nasib Pluralisme di Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Oktober 2009 00:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Salah satu sesepuh kaum liberal negeri ini, Djohan Effendi, merasa pesimistis akan terwujudnya kebebasan beragama di Indonesia. Hal itu disampaikannya pada acara peluncuran dua buku barunya, yang sekaligus perayaan ulang tahun Djohan yang ketujuh puluh, di Wisma Serbaguna, Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (6/10) malam.

“Merayakan kebebasan beragama di Indonesia masih jauh. Belum saatnya,” ujar Djohan mengomentari judul buku barunya “Merayakan Kebebasan Beragama”. Buku lainnya yang diluncurkan malam itu, biografi Djohan berjudul “Sang Pelintas Batas”.

Djohan mengatakan, tantangan pluralisme dan kebebasan beragama begitu besar. Tantangannya, kata Djohan, bukan hanya bersifat verbal, tapi juga fisik.

Perusakan rumah ibadah pengikut ajaran nabi palsu Ahmadiyah, menjadi contoh kasus yang diangkat Djohan malam itu. Dia juga membacakan surat para pengungsi Ahmadiyah kepada Walikota Mataram, yang disebutnya sebagai jeritan hati.

Usai acara, hidayatullah.com sempat bertanya kepada Djohan, apakah dia pesimistis soal terwujudnya kebebasan beragama dan paham pluralisme di Indonesia? “Iya. Kalau hukum belum ditegakkan, ya, seperti itu,” katanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Djohan mengaku tidak bisa mengira kapan impiannya itu akan terjadi. Dia juga pesimistis hal itu bisa diwujudkan oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih saat ini. Namun Djohan tidak menampik dirinya berharap masih hidup di dunia untuk menyaksikan cita-citanya itu.

Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, seperti Abdurrahman Wahid, para tokoh berbagai agama, semisal HS Dillon, Frans Magniz Suseno, dan sejumlah biksu. Aktivis-aktivis liberal seperti Musdah Mulia dan Nong Darol Mahmada juga tampak hadir.

Sebelumnya, acara yang diprakarsai Indonesian Conference on Religion and Peace ini juga menggelar jumpa pers. Mereka membacakan rekomendasi hasil Konferensi Nasional Lintas Agama ICRP yang berlangsung pada 5-6 Oktober 2009. Isinya adalah tuntutan agar pemerintah meninjau ulang perda-perda berbau syariah di negeri ini. [sur/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Indonesia, Kewibawaan Ulama Mulai Hilang
Tulisan selanjutnya Italia Ikut-ikutan Larang Burka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon

Berita
22 Juli 2026 16:37
MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Terbaru

  • AS dan Arab Saudi Sepakati Kerja Sama Nuklir, Apa Isinya?
  • Jadi Kepala Biro Politik, Khalil Al-Hayya Umumkan 6 Prioritas Hamas
  • MNF 2026: Membela Palestina adalah Hak Kita!
  • MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026
  • Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?