Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

15 Tahun CAIR Mendampingi Muslim Amerika

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Oktober 2009 20:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatllah.com–Tidak terasa kini Council on American Muslim Relations (CAIR), organisasi Muslim di Amerika itu, kini genap berusia 15 tahun, tepatnya tanggal 24  Oktober kemarin.

“Organisasi ini dan komunitasnya telah berkembang begitu dahsyat dari segi ukuran dan pengaruhnya, dibandingkan ketika awal CAIR didirikan,” kata Nihad Awad, Direktur Eksekutif yang juga salah seorang pendirinya kepada IOL.

“Orang-orang Islam kini merasa ada organisasi yang bisa membela hak-hak mereka.”

Perayaan milad yang diberi tema “Memimpin Perubahan … 15 Tahun Berkiprah” dihadiri oleh ratusan masyarakat Muslim dari berbagai kalangan. Para pemimpin Muslim, aktivis, pejabat pemerintah, dan juga anggota Kongres menghadiri acara itu.

Tampak pula perwakilan dari komunitas agama-agama lainnya, termasuk di antara mereka adalah aktivis sayap kanan terkemuka pendeta Jesse Jackson dan tokoh Yahudi rabi Steven Jacobs.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Didirikan pada tahun 1994, CAIR yang merupakan organisasi akar rumput nirlaba mendirikan kantor pusatnya di Washington DC. Sebanyak 35 kantor dan cabangnya kini merambah seluruh kawasan AS dan Kanada.

CAIR didirikan untuk memberikan pemahaman  yang baik dan benar tentang Islam, mengedepankan dialog, melindungi hak-hak sipil, memperkuat Muslim Amerika, dan membangun kerjasama untuk keadilan dan saling pengertian.

Limabelas tahun perjalanan CAIR menjadi sebuah organisasi Muslim di Amerika yang besar dan disegani, tidaklah mudah.

“Jalannya tidak pernah penuh dengan bunga,” kata Awad.

Ibrahim Hooper, Direktur Komunikasi CAIR, setuju dengan Awad. “Ada banyak tantangan sejak hari pertama kami berdiri di depan hotel tempat seorang wanita dipecat karena mengenakan jilbab, hingga ribuan kasus, editorial dan wawancara media yang telah kami lewati,” kata Hooper menggambarkan dengan singkat perjuangan CAIR.

Awad masih ingat ketika di awal dulu banyak Muslim enggan untuk bergabung, karena ragu dan tidak yakin jika mereka akan berhasil.

“Kami telah membuktikan jika mereka keliru. Sistem ini bisa berjalan untuk kepentingan mereka, tapi mereka juga harus tampil dan harus terorganisasi, serta bertindak,” katanya.

Seiring waktu, CAIR telah berhasil membangun komunikasi yang baik dengan media. Mereka juga menyelenggarakan ratusan seminar di seluruh Amerika dan semakin terampil membuat press release.

“Limabelas tahun lalu hanya kami sendiri yang bisa mengeluarkan press release atau bekerjasama dengan media. Sekarang setelah kami melatih begitu banyak orang dan orang-orang juga semakin dewasa, juru bicara masjid kecil di seluruh negeri bisa membuat pres rilis, menghubungi media, dan bekerjasama dengan pejabat-pejabat di pemerintahan,” kata Hooper mengenang.

“Kita berada di posisi yang lebih baik untuk terus maju ke tingkat selanjutnya,” demikian  kata Larry Shaw, salah seorang pemimpin di CAIR yang juga senator senior dari North Carolina.

Meskipun demikian, media masih menampakkan wajah garangnya kepada CAIR. Terutama media yang dikelola oleh kelompok sayap kanan yang sering mengaitkan CAIR dengan kelompok teror.

FBI bahkan juga mencurigai mereka mempunyai hubungan dengan kelompok-kelompok yang dianggap AS radikal.

“Mereka memanfaatkan peristiwa-peristiwa tidak mengenakkan yang melibatkan sebagian Muslim yang bukan dari komunitas kami,” kata Awad seraya menambahkan bahwa hal itu seringkali dijadikan alasan untuk menggeneralisasi Muslim.

Namun, tentu CAIR tidak akan mudah patah arang. “Kami tidak takut dan kami tidak merasa diintimidasi. Tekanan-tekanan itu tidak seharusnya menghalangi kami dari melakukan hal yang benar.”

“CAIR adalah pemadam api. Ia akan terus melawan api kebencian dan kesombongan, dan akan mendekati semua orang dengan kasih sayang, sebagaimana yang diajarkan oleh agama kita,” pungkas Awad. [di/iol/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Selama Musim Haji, Saudi Siapkan Dua Juta Al-Quran
Tulisan selanjutnya MUI Setuju Usulan Memantau Bantuan Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?