Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Enam Petugas PBB Tewas di Kabul

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Oktober 2009 12:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tiga orang milisi menyerang rumah penginapan yang biasa dipakai oleh PBB. Penghuninya kemudian ditembak mati. Dua orang keamanan warga Afghan dan seorang penduduk sipil ikut tewas dalam peristiwa ini.

 

Serangan ini 10 hari sebelum pemilihan presiden putaran kedua dilaksanakan. Taliban mengatakan, mereka melancarkan serangan ini

Selanjutnya, tembakan roket juga menghantam hotel bintang lima di kota itu, Serena.

Satu atau dua roket itu mendarat di halaman hotel yang biasa dipakai oleh para diplomat dan warga asing lainnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tidak ada laporan orang terluka dalam insiden di Hotel Serena ini, tapi sekitar 100 orang di dalam hotel dibawa ke dalam ruangan yang aman saat asap memenuhi lobi hotel.

Ancaman Taliban

Serangan ke rumah penginapan PBB ini terjadi pagi hari pukul 06.00 waktu setempat, kata polisi dan PBB.

Rumah penginapan Bekhtar biasa digunakan oleh PBB dan sejumlah organisasi internasional lainnya.

Kedutaan AS mengkonfirmasi, salah satu korban tewas adalah warga negara Amerika.

Juru bicara pejuang Taliban Zabiullah Mujahid mengaku, pihaknya bertanggung jawab atas serangan tersebut dalam sebuah wawancara telepon dengan kantor berita Associated Press.

Dia mengatakan, tiga orang Taliban dengan rompi bom bunuh diri, granat, dan senjata mesin, telah melancarkan serangan tersebut.

Juru bicara PBB Aleem Siddique mengatakan kepada BBC, baku tembak dan sebuah ledakan terjadi saat para pegawai PBB mencoba keluar. Jalanan selanjutnya diblokade oleh kepolisian.

Tiga penyerang itu kemudian ditembak mati dan insiden serangan berakhir sekitar pukul 08.30 waktu setempat.

Tidak dapat diketahui secara pasti ada berapa banyak orang di dalam rumah tersebut. Bangunan tersebut dikepung oleh api.

Salah seorang warga asing yang tinggal di Kabul mengatakan kepada BBC kalau serangan itu melibatkan banyak granat dan senjata otomatis.

”Saya melihat orang di atas atap, para penjaga keamanan dan seorang perempuan melompat turun dari balkon lantai dua setelah dia berteriak meminta tolong selama sekitar 5 menit. Kebanyakan tembakan itu secara acak, para penjaga itu menembak tanpa hasil,” katanya.

Kedutaan AS mengutuk serangan ini dengan mengatakan kalau hal itu ”mengagetkan dan menyedihkan”.

”Menyerang pekerja sipil tidak akan melemahkan determinasi kami untuk mendukung warga Afghan dan proses pemilu mereka,” kata Kedutaan AS.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghan Zemarai Bashary mengatakan, serangan itu sudah berakhir dan pasukan keamanan sepenuhnya mengontrol bangunan tersebut.

Bashary memuji operasi keamanan yang berjalan efektif dan mengharapkan tidak akan ada lagi serangan menjelang pemilihan presiden putaran kedua.

”Kami memperkuat sejumlah titik lemah dan meningkatkan keamanan di pusat kota,” katanya kepada BBC.

Tapi juru bicara Taliban mengatakan, mereka mengancam akan melakukan serangan terhadap setiap orang yang bekerja untuk pemilihan presiden putaran kedua antara penguasa saat ini Hamid Karzai dengan Abdullah Abdullah.

”Ini baru serangan pertama kami,” katanya.

PBB memegang peran penting dalam pelaksanaan Pilpres putaran kedua di Afghanistan. Terdapat peningkatan suhu di Afghanistan, menyusul kecurangan yang terjadi saat putaran pertama pemilihan presiden berlangsung. [bbc/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Jemaah Jadi Korban Perampasan di Madinah
Tulisan selanjutnya Pendiri Google Dukung Yahudi Migrasi Ke Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?