Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

NU Harus Lebih Perhatikan Ekonomi Nahdliyyin

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Maret 2010 02:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mendengar komentar Nahdlatul Ulama (NU) dari para elit NU, mungkin sudah biasa. Tapi, beda jika komentar itu datang dari seorang tokoh di luar elit NU, seperti dilakukan sastrawan Ahmad Tohari, asal Bayumas Jateng.

Penulis novel  “Kubah” (1980) dan “Ronggeng Dukuh Paruk” (1982) yang lebih suka menganggap dirinya warga biasa NU ini akhir-akhir ini gelisah melihat perkembangan organisasi NU.

“Saya warga NU dari anak petani biasa di daerah Bayumas,” terangnya. Namun, ada hal yang membuatnya NU tidak lagi bisa membanggakan baginya.

“Saya betul-betul blenger dan menangis menjadi warga NU,” ujarnya ketika mengisi diskusi NU dalam Perspektif Politik dan Budaya pada Rabu (17/3) pagi di ruang Semanggi Graha Pena Lt. 5 bersama pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Prof. Dr. Kacung Marijan.

Kenapa demikian? Menurutnya, NU memiliki basis massa yang banyak, tapi, potensi itu kerap dimobilisasi untuk kepentingan politik. Padahal, warga NU secara ekonomi dan pendidikan masih sangat memprihatinkan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kemudian banyak elit NU yang tidak lagi ikhlas. Ikhlas yang dimaksud Tohari adalah, tidak lagi pro pada umat atau berorientasi ke bawah. Padahal, ayat-ayat Gusti Allah itu dominan berada di bawah. Alamat Gusti Allah itu tidak ada di istana presiden, kantor gubernur, dan lainnya.

“Umat NU sekarang sangat membutuhkan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan,” ujarnya. Tapi hal itu kurang diindahkan.

Dalam kesempatan itu, dia mencontohkan seorang Ketua DPC NU, Mardiyati di Banyumas, daerahnya. Sosok Mardiati, meski hanya Ketua Cabang, tapi dedikasi kepada umat luar biasa. Memiliki kontribusi besar, baik pada ekonomi maupun pendidikan.

“Dia menyediakan madrasah, lumbung padi ketika waktu paceklik, pos kesehatan, dan bisa ngopeni warganya,” ujarnya.  “Seharusnya elit NU iri dan bisa menyontoh dia,” imbuhnya.

Senada disampaikan Prof. Dr. Kacung Marijan. Ia mengatakan, sebaiknya NU kembali ke Khittah 26. Ada tiga spirit NU yang harus direvitalisasi oleh para elit NU di atas, yaitu spirit gerakan pemikiran Ahlussunnah Waljamaah (ASWAJA), spirit mengembangkan ekonomi umat, dan spirit kebangsaan, atau peran NU sebagai entitas bangsa yang besar.

“Sebaiknya NU harus menjadikan tiga spirit tersebut sebagai tujuan. Bukan malah menjadikan politik sebagai instrumen dan meninggalkan spirit tersebut. Lebih disayangkan lagi, banyak orang NU yang lebih bersemangat berbicara politik ketimbang ekonomi. Padahal, kondisi ekonomi warga NU sangat memprihatinkan,” katanya.

Apalagi, mayoritas warga NU petani. Sudah beberapa dekade ekonomi petani mengalami kesenjangan karena liberalisme ekonomi. Dan, ketika petani mengalami trade off, sangat berimplikasi besar pada kondisi ekonomi warga NU.

Karena itu, dia mengimbau, agar elit NU melalui partai dukungannya bisa mengatasi masalah liberalisme ekonomi tersebut. Sebab, jika masalah ekonomi tidak diatasi, bisa jadi, warga NU tidak saja akan enggan taat secara politik tapi juga enggan taat secara agama pada kyai NU.

Kacung mengatakan, masalah ekonomi memang menjadi masalah serius. Terjadinya radikalisasi agama juga dipicu kesenjangan ekonomi umat Islam. “Jadi, masalah ekonomi menjadi tugas besar NU,” katanya [ans/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ekonomiNUold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya CAIR Menentang Buku World of Islam
Tulisan selanjutnya Protes Peresmian Sinagog di Jerusalem Timur Berlangsung Rusuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?