Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jenderal AS: Gay Bikin Militer Lemah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Maret 2010 14:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lima tahun setelah wilayah aman Srebrenica jatuh ketangan milisi Serbia, seorang jenderal Amerika menemukan penyebabnya. Homoseksual memperlemah pasukan Belanda yang menjadi batalion PBB penjaga daerah tersebut, demikian kata John Sheehan, mantan pejabat tinggi NATO mengomentari rencana Presiden Obama untuk memperbolehkan kaum gay masuk militer.

Dalam tuntutan yang dikenai kepada  bekas pemimpin Bosnis-Serbia, Radovan Karadzic, disebutkan sebanyak 9.210 pria Muslim dibunuh di Srebrenia dan sekitarnya pada tahun 1995. Batalion pasukan PBB yang berasal dari Belanda ditugaskan menjaga wilayah lembah tersebut. Sebuah studi yang dilakukan oleh lembaga penelitian Belanda, NIOD, menemukan bahwa para prajurit ketika itu tidak memiliki mandat yang cukup untuk bertindak dan batalion kurang persiapan.

Berbicara di Senat Amerika, Sheehan mengatakan bahwa negara-negara Eropa berusaha “mensosialisasikan” angkatan bersenjata mereka, dengan membiarkan sembarang orang masuk militer, sehingga memperlemah kekuatannya.

Mantan jenderal itu mengatakan bahwa pendapatnya berdasarkan informasi dari pemimpin militer Belanda. Carl Levin, Ketua Komite Angkatan Bersenjata di Senat AS bertanya, “Apakah para pemimpin Belanda mengatakan kepada Anda, bahwa penyebabnya karena ada prajurit gay di sana?”

Sheehan membenarkan hal itu, seraya menyebut nama ‘Hankman Berman’, yang kemungkinan besar maksudnya adalah Kepala Staf Pertahanan Belanda ketika itu, Henk van den Breeman. Demikian tulis NRC dalam laporannya (19/3).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun Menteri Pertahanan Belanda, Emert van Middlekoop, mengeluarkan pernyataan bahwa ia berlepas diri dari pernyataan Sheehan yang disebutnya “keterlaluan dan tidak pantas untuk seorang prajurit.” Kata Van Middlekoop, “Saya tidak ingin membuang kata sia-sia untuk masalah itu.”

Sebagaimana diketahui, Presiden Obama ingin mengakhiri tradisi Don’t Ask Don’t Tell dalam militer Amerika, dimana seorang prajurit tidak boleh menyatakan secara terbuka tentang orientasi seksnya yang menyimpang, dan sebaliknya atasan mereka tidak boleh bertanya mengenai hal itu.  Jika terungkap, maka bisa dipecat. Belum diketahui apakah kubu Republik akan menyetujui usulan Obama tersebut. [di/nrc/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muhammadiyah Hentikan Kerja Sama dengan Lembaga Asing
Tulisan selanjutnya PM Belanda Kecam Wilders

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Berita
21 Juli 2026 22:34
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?