Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Brown: Permukiman Mempengaruhi Hubungan Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 April 2010 13:25
Bagikan
Bagikan

 

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Inggris Gordon Brown, berharap dimulainya kembali perundingan damai antara Palestina dan Israel. Hal ini untuk menghilangkan hambatan yang menghalangi kemajuan.

Dalam pertemuan dengan wartawan asing di London, Brown menganggap perundingan di Moskow merupakan kesempatan penting bagi komunitas internasional untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap proses perdamaian di Timur Tengah. Dia juga menganjurkan pemerintahannya agar tetap komitmen dalam upaya penyelesaian politik dan memberikan dukungan ekonomi bagi bangsa Palestina, serta selalu menjaga keamanan Negara Israel di perbatasannya.

Brown juga menyatakan, negaranya tetap konsisten dengan komunitas internasional, serta menilai bahwa pembangunan pemukiman baru di Yerusalem Timur itu berbahaya.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Sikap Inggris secara resmi menyatakan bahwa aktivitas pemukiman di mana saja yang ada di wilayah-wilayah pendudukan adalah ilegal dan kontra-produktif, baik itu di Yerusalem Timur. Dan ini merupakan ancaman besar terhadap kelancaran proses perdamaian yang cita-citakan.

Dan sebagai tanggapan atas pertanyaan tentang apa yang dapat dilakukan pemerintah Inggris untuk meyakinkan pemerintah Israel agar menghentikan program perluasan pemukiman, dengan mengadakan kembali perundingan damai, maka Gordon Brown menyatakan:

“Kami memiliki hubungan baik dengan pemerintah Israel. Tentu saja dipengaruhi oleh paspor yang sedang diselidiki karena administrasi kejahatan yang terorganisir. Masalah ini dapat memukul hubungan kami.” tegas Brown.

“Juga, pengumuman permukiman baru kepada Biden, Wakil Presiden Amerika Serikat, menimbulkan kesulitan. Tapi saya berpikir bahwa pemerintah kita dapat berperan dalam upaya dimulainya kembali perundingan.” tambahnya.

Dia juga mengatakan bahwa, ada banyak negara-negara Eropa dan seluruh dunia internasional termasuk Amerika, ingin melanjutkan perundingan tersebut dan membahas tentang kemajuan mereka.

“Kami sangat mendukung proses perdamaian. Dan kami akan membantu Palestina dalam menghadapi tantangan ekonomi. Dan kita berjanji akan menjadi bagian dari peta ekonomi untuk perdamaian, serta mengurangi persentase pengangguran di Gaza dan Tepi Barat. ” tutur Brown kepada BBC.

Dalam pertemuan yang berlangsung di depan asosiasi pers asing, Brown dihadapkan beberapa isu mengenai peranan Inggris di dunia. Dari rencana penyelamatan ekonomi untuk mengurangi proliferasi nuklir, sampai kepada perang melawan terorisme.

Dia mencatat bahwa pengeluaran pemerintah Inggris untuk melindungi keamanan negara dari ancaman terorisme telah naik dari satu miliar pound beberapa tahun yang lalu, menjadi tiga miliar untuk sekarang ini.

Dan mengenai bahaya dari luar, menilai bahwa pengembangan senjata nuklir Iran harus dicegah. Dia juga mengatakan bahwa di antara bahaya-bahaya eksternal yang mengancam dunia adalah Somalia dan Yaman, tetapi perang di perbatasan Pakistan-Afghanistan kini tetap menjadi prioritas. [Sadzali/bbc/hidayatullah.com]

Dukung kafilah kemanunisaan Palestina melalui hidayatullah.com atau
kafilah Viva Palestina Indonesia
 

Foto: reuters pictures

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Surat Edaran Melarang Dokter dan Pasien Berdua
Tulisan selanjutnya Pasukan Elit Israel Diobrak abrik Al-Qossam Al-Qassam Patahkan Mitos Kehebatan Brigade Golani

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Berita
3 September 2026 13:38
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?