Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saudi Dirikan Pusat Riset Energi Nuklir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 April 2010 14:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Arab Saudi akan mendirikan pusat penelitian untuk mengembangkan nuklir dan energi alternatif untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan energi dan air tawar, Sabtu (17/4).

Pesatnya pemintaan energi membuat Arab Saudi harus menggali semua sumber energi, kata wakil menteri perlistrikan Saleh Alawajj.

Permintaan energi meningkat sebesar delapan persen semenjak tahun lalu dan akan terus meningkat hingga 60.000 megawatt pada 2020.

Kerajaan itu saat ini sedang menggarap investasi 80 miliar dolar untuk meningkatkan kapasitas pembangkit listriknya dari 46.000 MW hingga 67.000 MW pada 2020.

Raja Abdullah memerintahkan untuk membangun kompleks penelitian energi yang akan dipimpin oleh bekas menteri perdagangan Hashem bin Abdullah Yamani.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kantor berita SPA tidak memberikan informasi detail mengenai proyek baru tersebut, menurut rencana pusat riset energi tersebut akan berpusat di ibukota Riyadh.

Pusat riset bertanggung jawab untuk melakukan penelitian dan merencanakan langkah-langkah strategis ke depan, jelas SPA. Pusat riset ini juga akan memberikan langkah-langkah perencanaan terkait dengan penggunaan energi nuklir.

Saat ini kerajaan sedang memperhatikan pertumbuhan pesat permintaan energi listrik dan pengayaan air bersih seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk subsidi listrik dan harga air bersih di dalam negeri, tulis SPA.

Penggunaan energi alternatif yang berkesinambungan dan sumber-sumber yang memadahi untuk kebutuhan listrik dan air akan mengurangi ketergantungan pada hidrokarbon, tulis SPA.

Arab Saudi juga berambisi untuk meningkatkan penggunaan minyak mentah untuk listrik hingga 2.5 juta barel dari minyak (BOE) pada 2020 perhari.kata Allawaji. Saat ini mereka menghabiskan 1.5 juta BOE pada 2009.

Tahun lalu, Menteri Ekonomi Perancs menyatakan Aran Saudi dan Peracis telah hampir menyelesaikan kesepakatan kerjasama energi nuklir.

Meneteri Kelistrikan dan Air Arab Saudi menyatakan bahwa pihaknya akan membangun pembangkit listrik tenaga nuklir untuk pertama kalinya.

Negara tetangganya,Kuwait juga sepakat untuk membangun instalasi energi nuklir bersama Perancis, Jumat.

Uni Emirat Arab tercatat sebagai negara Teluk pertama yang telah membangun pembangkit energi nuklir, sebagai upaya untuk mencukupi kebutuhan listrik di negara itu yang terus meningkat.

Pada Desember, Kerajaan Uni Emirat Arab telah meneken proyek nuklir sebesar 40 miliar dolar kepada konsorsium Korea di empat instalasi nuklir di negeri para Emir itu.

Pengekspor ketiga terbesar UEA akanmembangun reactor nuklirnya pada 2017. [sadzali/arby/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Putusan Uji Materi UU Penodaan Agama Diumumkan Hari Ini
Tulisan selanjutnya Menciptakan Mujadalah Berakhir Maslahah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?