Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kamp Penahanan Relawan Freedom Flotilla Disiapkan Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Mei 2010 23:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com & Sahabatalaqsha.com–Sekjen PBB, telah mengimbau agar Israel menahan diri dari rencananya terhadap sekitar 700 aktivis armada kebebasan (Freedom Flotilla) dari seluruh dunia yang berikrar akan mengantarkan 10.000 ton bantuan kemanusiaan untuk menembus blokade Israel terhadap Gaza.

Israel memang telah berkali-kali mengancam bahwa negara Zionis itu akan mencegat Freedom Flotilla, bila perlu dengan kekuatan militer.

9 kapal armada kebebasan sampai saat ini adalah kafila kapal bantuan terbesar yang berusaha mencapai wilayah pesisir Palestina itu, sejak Israel melancarkan blokade empat tahun yang lalu.

“Kami mendesak agar semua tindakan diambil dengan penuh pertimbangan dan rasa tanggung jawab dan menghasilkan suatu resolusi yang memuaskan,” ujar salah seorang juru bicara Ban Ki-moon Kamis lalu.

Ban Ki-moon mengulangi penentangannya terhadap blokade Gaza yang mengakibatkan krisis kemanusiaan yang sangat parah dimana Gaza harus hidup dengan hampir tidak tersedia sama sekali kebutuhan paling pokok untuk kelangsungan kehidupan sehari-hari seperti makanan dan obat-obatan yang paling sederhana dan bahan-bahan bangunan yang sangat dibutuhkan untuk membangun kembali tempat tinggal ribuan warga Gaza yang dihancurkan oleh Israel pada agresi biadabnya tahun lalu.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Menyusul pengumuman militer Israel tentang telah disiapkannya sebuah pusat penahanan yang dibangun di pelabuhan Ashdod, selatan Israel, untuk mengurung para peserta armada kebebasan dari 50 negara lebih itu, Greta Berlin, salah seorang dari organisator kafilah bantuan kemanusiaan itu, menegaskan “ Kami berhak berlayar di perairan internasional itu untuk pergi ke Gaza. Satu-satunya kehadiran yang ilegal di sana hanyalah Israel”.

Freedom Flotilla diperkirakan akan tiba hari ini di Jalur Gaza dengan lebih dari 10.000 ton bantuan kemanusiaan termasuk alat penyaring air, yang sangat dibutuhkan warga Gaza karena 90% lebih sumber air bersih sudah sangat tidak layak dikonsumsi dan membahayakan kesehatan setelah dicemarkan dengan sengaja oleh Israel dalam serangan tahun lalu itu, serta rumah-rumah jadi (mobile) sebagai tempat berteduh warga Gaza yang tidak lagi memiliki tempat tinggal setelah dihancurkan oleh Israel. [aajz/ez/hidayatullah.com]

Keterangan Foto: Militer Israel telah siapkan pusat penahanan bagi peserta Freedom Flotilla di Ashdod (foto: AFP) 

Salurkan Bantuan Anda untuk Palestina melalui; Sahabat Al-Aqsha & Hidayatullah.com 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Saudi Angkat Suara tentang Palestina
Tulisan selanjutnya “Kita Tidak Sedang Menolong Palestina…”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz

Berita
28 September 2026 07:00
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta
Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council

Terbaru

  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?