Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Habib Rizieq: Banyak Kaum Dhuafa Jadi Target Misionaris

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Juni 2010 16:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Banyaknya komentar yang menganggap bahwa kristenisasi di Indonesia tidak ada sama sekali, disesali Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Bahkan, kata Rizieq, ada tokoh Islam yang mengatakan bahwa umat Islam telah terjangkit kristen phobia.

“Mereka, percaya saja tidak. Padahal percaya ini  sikap minimal untuk waspada,” kata Rizieq saat memaparkan data dan fakta gerakan misionaris pada acara Kongres Umat Islam Bekasi (KUIB) I di Hotel Bunga Karang Bekasi, Ahad (20/6).

Padahal, kata Rizieq, bukti kristenisasi  sangat jelas tertuang dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 120. Rizieq menolak klaim kelompok liberal bahwa ayat ini mengajak umat Islam menebar kebencian terhadap agama lain.

“Ayat ini juga menurut mereka dapat memecah belah kehidupan beragama,” jelasnya.

Itu sebabnya Rizieq meminta umat Islam Indonesia segera melakukan langkah-langkah nyata. Banyaknya kaum dhuafa di Indonesia merupakan target kristenisasi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

”Perhatikanlah para kaum dhuafa, kaum fakir. Karena mereka mudah dibeli,” kata Rizieq kepada peserta KUIB.

Sementara itu, menurut Rizieq, para misionaris,  akan menolak mati-matian istilah kristenisasi. Menurut mereka, istilah kristenisasi terkesan pemaksaan. Sebagai penggantinya istilah itu diganti dengan transformasi dan penuaian jiwa. Hal ini terungkap dalam Majalah Kristen Spirit edisi tahun II 2003 bahwa kristenisasi sama dengan transformasi dan penuaian jiwa.

“Jelas ini untuk menutup maksud mereka,” kata Rizieq.

Fakta dan data ini dipaparkan Rizieq dalam acara KUIB. KUIB sendiri merupakan pertemuan akbar umat Islam Bekasi. KUIB dihadiri 200 peserta dari berbagai elemen umat, seperti Muhammadiyah, Nahdatul Ulama (NU), DDII, FPI, GPI maupun kalangan pesantren. Selain Habib Rizieq, hadir pula sebagai narasumber Munarman, SH, mantan Ketua YLBHI.

Setelah berlangsung selama sehari, KUIB menghasilkan beberapa rekomendasi. Di antaranya adalah Pembentukan Badan Kontak Umat Islam Bekasi atau Badan Pekerja dengan fungsi sebagai pusat informasi, pusat koordinasi, Pusat konsolidas, penguatan jaringan, dan pemberdayaan di bidang ekonomi, dakwah, sosial, dan pendidikan.

Selain itu, tak kalah pentingnya, peserta kongres juga merekomendasikan agar Kota Bekasi menerapkan peraturan syariah dan mengubah motto Kota Bekasi menjadi, “Bekasi Kota Syuhada yang Bersyariah”.

Rekomendasi-rekomendasi ini rencananya akan diteruskan ke Pemkot Bekasi dan dipublikasikan kepada masyarakat luas saat tabligh akbar umat Islam Bekasi pada Ahad, 27 Juni 2010 di Masjid Al Azhar Jaka Permai, Kota Bekasi. [syaf/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemkot Bekasi Segel Gereja Liar
Tulisan selanjutnya Paga Nagari: Hukum Ariel, Luna dan Cut Tari!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

Berita
9 Juni 2026 05:00
BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?