Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pesawat Iran Mulai “Diboikot” Eropa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Juli 2010 18:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Uni Eropa sejak hari Selasa (6/7) melarang pesawat-pesawat jet Iran Air terbang ke Eropa dengan alasan masalah keamanan. Larangan itu, katanya, tidak terkait dengan sanksi terbaru yang diberlakukan Amerika Serikat atas Iran terkait dengan program nuklirnya.

Pesawat Boeing 727, 747 dan Airbus 320 milik Iran Air dimasukkan dalam daftar hitam penerbangan Uni Eropa, karena memerlukan audit keselamatan. Demikian kata Helen Kearns, jurubicara Komisi Transportasi seperti dikutip berbagai media.

Namun Kearns membantah keputusan tersebut, yang mempengaruhi 2/3 armada Iran Air, ada hubungannya dengan sanksi internasional atas Iran.

“Urusan kami murni dengan persyaratan keamanan,” ujarnya. “Kontrol kami fokus sepenuhnya pada keselamatan, tidak ada yang lain.”

Iran Air dinilai bermasalah dalam perawatan pesawat Boeing 747 dan 727 yang dibelinya pada tahun 1970an, karena Amerika Serikat tidak mengizinkannya mendapat spare part selama 30 tahun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Iran Air melayani penerbangan ke sekitar 60 tujuan, utamanya Asia dan Eropa.

Arab News (6/7) yang mengutip laporan Reuters mewartakan, hari Senin seorang pejabat Iran menyampaikan bahwa pesawat-pesawat Iran tidak diperbolehkan mengisi bahan bakar di Jerman dan Inggris serta Uni Emirat Arab, sebagai akibat dari sanksi yang diberikan Amerika Serikat.

“Sejak pekan lalu, pesawat-peswat kami ditolak mengisi bahan bakar di bandara-bandara Inggris, Jerman dan UEA, karena sanksi yang diberlakukan AS,” kata Mehdi Aliyari, Sekretaris Iranian Airlines Union, kepada kantor berita Iran, ISNA.

Tetapi pihak Inggris, melalui seorang jurubicara pemerintah mengatakan, tidak mengetahui bahwa pesawat-pesawat Iran tidak diperbolehkan mengisi bahan bakar di Inggris. Sementara Kementerian Transportasi Jerman mengatakan tidak ada larangan pengisian bahan bakar bagi pesawat Iran.

Senada dengan Inggris dan Jerman, Uni Emirat Arab mengatakan pihaknya menghormati kontrak pengisian bahan bakar pesawat Iran seperti biasanya.[di/an/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pluralisme Agama, Ancaman Baru Para Dai Pedalaman
Tulisan selanjutnya Indonesia Latih Operator Haji Rusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon

Berita
22 Juli 2026 16:37
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Jadi Kepala Biro Politik, Khalil Al-Hayya Umumkan 6 Prioritas Hamas
  • MNF 2026: Membela Palestina adalah Hak Kita!
  • MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026
  • Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?