Hidayatullah.com—Keberadaan waria di Jalan Soekarno Hatta, Riau, kini mulai marak lagi. Bahkan jumlahnya semakin bertambah banyak saja. Berdandan layaknya perempuan, para waria ini menjajakan layanan plus kepada pelanggannya yang datang untuk membookingnya, baik muda maupun tua.
Sebagaimana dikutip Riau Pos, kebanyakan waria ini beroperasi mulai dari depan Hotel Ibis sampai dengan depan Eka Hospital. Jam operasional mereka sekitar pukul 22.00 WIB ke atas sampai dini hari. Namun jika kondisi hujan, mereka memilih untuk tidak ‘’kerja’’.
Cara waria ini mencari pelanggan dengan memanggil setiap kendaraan yang melintas lamban. Bagi kendaraan yang mencoba untuk melakukan transaksi, waria ini dengan ramah melayaninya.
Ada sekitar belasan orang yang berpakaian seksi beroperasi di jalur Soekarno Hatta ini. Mereka berdiri di remang-remangnya malam untuk mencari Rp 50 ribu setiap pelanggan yang mau dilayani.
Menanggapi keberadaan mereka, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Kamaruzaman menyebutkan bahwa kegiatan yang dilakukan waria ini tentunya sudah membuat resah masyarakat, dan diminta kepada tim yustitusi, dalam hal ini Satpol PP, segera melakukan penertiban.
Disebutkan Kamaruzaman, beroperasinya waria ini telah lama terjadi. Dan wilayah operasinya tidak hanya di Pekanbaru, namun di banyak kota di Riau. “Satpol PP memang harus terus melakukan penertiban, karena ini virus bagi masyarakat yang dapat merusak imej kota Pekanbaru.”
”Ini tidak boleh dibiarkan beroperasi. Dari dulu kita ketahui sudah sering dilakukan penertiban oleh pihak Satpol PP, namun akibat tidak ada lagi penertiban yang dilakukan, maka para waria kembali beroperasi, bahkan jumlahnya semakin banyak,” kata Kamaruzaman.
Ia meminta Pemko mencari cara bagaimana para waria ini dibuat jera karena tindakan mereka sudah merusak citra kota Pekanbaru.
Diketahui kebanyakan dari waria ini berasal dari luar daerah dan bukan dari Pekanbaru.
”Ini perlu diantisipasi oleh pemerintah. Pihak yustitusi perlu melakukan tindakan efektif. Supaya mereka tidak beroperasi lagi,” pintanya.
Dijelaskannya juga, Pekanbaru kota beriman, kota Melayu yang menjunjung tinggi ajaran agama. Jadi rasa kebersamaan untuk menjunjung Kota Pekanbaru itu penting sekali.
Dikatakan Kamaruzaman, saat ini Satpol PP dalam sorotan. ”Jadi tolong tunjukkan kinerja Satpol PP yang baik dengan melakukan tindakan yang dapat menimbulkan jera bagi para waria ini, saya yakin Satpol PP sudah tahu tindakan yang diambil, namun tentunya tinggal dibuktikan,” harapnya.
Sementara itu dikonfirmasi, Kakansatpol PP Pekanbaru Indra Kesuma menyebutkan, pihaknya sudah sering melakukan penertiban terhadap waria Jalan Soekarno Hatta.
Namun, katanya, sering terjadi kucing-kucingan antara petugas dan waria. Atas laporan masih maraknya waria ini, maka pihaknya segera akan melakukan penertiban. ”Kita segera akan tindak untuk ditertibkan, termasuk PKL di sekitar jalan itu,” tegas Indra. [rup/hidayatullah.com]