Hidayatullah.com- Gempa bumi 5,6 Skala Richter yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat (22 November 2022) menjadi perhatian warga seluruh dunia. Tak sekadar ikut merasa sedih, kaum Muslimin di Singapura juga melakukan aksi nyata dengan menyalurkan bantuan.
Bantuan tersebut antara lain dihimpun oleh Yayasan Darul Fikrah Singapura dan disalurkan langsung ke warga terdampak, bermitra dengan para relawan dari Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Selasa dan Rabu hari ini (6-7/12/2022). Titik lokasi penyalurannya di Kampung Pasir Gombong, Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang, Cianjur.
Pasir Gombong merupakan dusun tertinggi di Cugenang dan menjadi salah satu titik terparah gempa. Mayoritas rumah warga hancur dan rusak berat. Itulah sebabnya, sebanyak 600-an jiwa saat ini tinggal di tenda-tenda pengungsian.
“Kaum Muslimin di Singapura tergerak hatinya dan berlomba-lomba menyalurkan bantuan. Semoga bermanfaat dan warga Cianjur akan segera bangkit dan menjadi lebih kuat,” kata Muhammad Shafi Baraqbah, pengurus Yayasan Darul Fikrah, yang langsung datang ke Pasir Gombong.
Menurut Syamsuddin, salah satu relawan BMH yang telah sepekan tinggal di lokasi, selama empat hari pasca gempa, kampung tersebut terisolasi. Akses jalan utama terputus longsor sehingga tidak ada orang yang bisa keluar-masuk.
“Karena akses terputus, ada keluarga yang beberapa hari hanya makan singkong. Mereka tidak punya stok makanan, tidak bisa bekerja atau bertani, dan bantuan tidak bisa masuk,” ujarnya.
Kaum Muslimin Singapura menyalurkan bantun berupa paket makanan, uang tunai, dan bantuan bentuk lain. Warga pun antusias dan tampak gembira menerimanya.
“Kami segenap warga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kedatangan para relawan ke kampung kami yang jauh ini, dan terima kasih atas bantuannya. Semoga Allah membalas dengan rezeki yang lebih baik,” kata Haji Jajang, tokoh masyarakat Pasir Gombong.
Para relawan BMH akan terus mendampingi warga terdampak gempa. Tidak hanya saat ini, tapi melalui program berkelanjutan.
“Alhamdulillah, saat ini telah berdiri masjid darurat yang dibangun secara gotong royong oleh para relawan dan warga. Selanjutnya akan dibangun instalasi air, MCK, hunian sementara, masjid permanen, dan sebagainya. Mohon doa dan dukungan kaum Muslimin dimanapun berada,” kata Supendi, Direktur Utama BMH, yang juga terjun langsung ke lokasi.* (Pambudi Utomo)