Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mesir Menyatukan Kumandang Adzan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Agustus 2010 18:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Meski memiliki ribuan menara masjid, dalam rencana tersebut seorang muadzin akan mengumandangkan adzan yang kemudian akan dikirimkan oleh frekuensi radio untuk ribuan masjid di seluruh kota secara bersamaan, demikian dikatakan pejabat Mesir yang tidak ingin diidentifikasi di Kairo pada Kamis (12/8).

Dengan menghabiskan dana $175,00, para pejabat mengemukakan alasan untuk program ini adalah menghindari perbedaan waktu shalat yang seringkali berbeda antara masjid, selain itu hal ini juga untuk menghentikan tumpang tindih suara adzan dari masjid terdekat.

Panyatuan adzan yang dimaksudkan adalah panggilan adzan dari satu orang, yang dipililih dengan suara terbaik. Bukan lewat kaset.  

“Orang Mesir memiliki masalah dengan pemilihan waktu,” ujar Syaikh Salim Abdul-Jalil, pejabat di Departemen Perwakafan Mesir.

“Tujuan kami adalah untuk secara akurat mengatur waktu shalat pada waktu yang sama dari setiap masjid, dan untuk mengontrol kualitas suara panggilan shalat,” katanya dikutip The Associated Press.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sampai sejauh ini pelaksanaan tidak menghadapi kendala di Nasr City dan Heliopolis. Namun menurut, Salim, pelaksanaan seharusnya dimulai hari Rabu, pas Ramadhan. Namun karena ada kendala teknis, pelaksanaan molor sehari.

Meski demikian, pelaksanaan sedikit menimbulkan kontroversi.

“Ini akan mengakhiri polusi suara yang dihasilkan oleh mikrofon,” kata Suad Saleh, profesor hukum Islam di Al-Azhar University.

“Pada zaman Nabi, hanya Bilal atau orang  yang punya hak istimewa untuk melakukan panggilan shalat. Keputusan ini akan mengembalikan nilai kebenaran dan keindahan. “

Meski demikan, banyak muadzin mengeluhkan bahwa mereka tidak akan dapat melakukan pekerjaaanya lagi sebagai dampak dari penyatuan adzan. Namun pemerintah menegaskan bahwa tidak satu pun dari 730 muadzin di Kairo akan kehilangan pekerjaannya. Beberapa ulama Mesir selama ini turut mencampuri urusan pemerintahan dengan masalah agama.

Dengan sekitar 45 juta penduduk, ada sekitar 4500 masjid berdiri di Mesir. Penyatuan adzan ini berarti meliburkan ribuan muazdin di negeri itu. [ajz/ap/gt/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Islam dan Isu Terorisme di Indonesia
Tulisan selanjutnya HTI Yakin, ABB Tidak Terlibat Terorisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?