Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Komnas HAM: Polri Terlalu Dini Tuduh Baasyir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 September 2010 16:21
Bagikan
Bagikan


Hidayatullah.com — Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Indonesia, Saharuddin Daming, sangat menyayangkan pernyataan yang dinilai terlalu dini dari Mabes Polri yang menyebutkan bahwa Pimpinan Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Abu Bakar Ba’asyir terlibat dalam kasus perampokan di Bank CIMB Niaga.

Daming menyebut pernyataan tersebut adalah kesimpulan yang prematur dan tidak mengindahkan praduga tak bersalah.

“Saya sungguh-sungguh menyesalkan pernyataan tersebut. Ini isu murahan. Polri hanya menjadikan Densus 88 sebagai alat prestasi saja sebetulnya,” kata Saharuddin Daming yang dihubungi Hidayatullah.com, Rabu (22/09).

Alat prestasi tersebut, jelas Daming, tampak dengan adanya upaya Polri melakukan skenario untuk memperlihatkan kepada publik bahwa mereka bekerja.

Apalagi, menurutnya, yang punya hak bersuara mutlak selama ini tentang masalah terorisme hanya pada Polri, sedangkan pendapat masyarakat atau publik tak digubris.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pada realitanya, menghadapi kelompok yang kerap dilekatkan dengan gerakan teroris dengan cara konvensional ini, menurut Daming, tidak akan memunculkan kehebohan yang luar biasa.

“Maka dipakailah Densus 88 dengan isu terorisme. Mereka boleh membunuh siapa saja yang mereka anggap bisa dibunuh,” katanya.

Besarnya perhatian pemerintah kepada Densus 88, lembaga negara spesial ini pun mendapatkan anggaran dana sebesar Rp 2,1 trilyun pada tahun 2009. Kata Daming, dana tersebut sangat besar ketimbang nominal yang diterima lembaga negara yang lain.

“Agar 2,1 trilyun itu dianggap pas, maka diciptakanlah isu terorisme sebab ini dianggap sebagai agenda besar. Maka besar kemungkinan sikap arogansi di Bandara Polonia kemarin, merupakan refleksi besarnya perhatian negara terhadap Densus. Mereka tidak lagi mengindahkan prosedur dan aturan yang ada,” imbuh Daming.

Saharuddin menilai, serangan belasan orang tak dikenal ke Markas Polsek Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumut, pada dinihari tadi (22/09), boleh jadi merupakan indikasi bahwa gerakan kelompok bersenjata telah mengalihkan target mereka ke polisi.

Menurut Saharuddin, jika selama ini kelompok yang selama ini kerap dilekatkan dengan jaringan teroris hanya memusatkan serangkaian agenda mereka kepada simbol-simbol asing, namun kini sudah juga sudah mengarah ke Polri.

“Dari kelompoknya selalu ada yang ditembak mati. Ini kemudian yang akan meningkatkan resistensi kelompok ini,” tutur Daming. [ain/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ormas Islam Riau Sayangkan Pemberitaan Nasional Tentang Kasus Bekasi
Tulisan selanjutnya Rabi Zionis Tuding Obama Tanda Sial Bagi Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ratusan Orang Kurdi Suriah Kembali ke Kampungnya Setelah Bertahun-tahun Mengungsi

Berita
11 Agustus 2026 15:57
Dukung Rakyat Gaza yang Bertahan di Utara, Bulan Sabit Merah Palestina Buka RS Lapangan
LPPOM Raih Indonesia Public Relations Awards 2026 Kategori Corporate Reputation
MUI Kecam Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Surat Ad-Dhuha
Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa

Terbaru

  • Perang Iran Dongkrak Penjualan Truk Listrik China
  • Qatar Bantah Menahan Pilot Iran
  • Tidak Becus Tandai Kecurangan NTU Hentikan Penggunaan Detektor AI
  • Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat
  • Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket
  • Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India
  • PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa
  • Uni Emirat Tetapkan Libur Maulid Nabi 1448 Hijriyah Tanggal 28 Agustus
  • Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa
  • Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?