Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Takut Rahasia Terungkap, Pentagon Hancurkan 9500 Buku

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 September 2010 13:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Markas besar Angkatan Bersenjata AS, Pentagon, membeli dan menghancurkan 9.500 buku yang ditulis seorang tentara mengenai Afghanistan karena takut rahasia militer mereka akan terbongkar.

Seluruh cetakan pertama dari buku karangan Letnan Kolonel Anthony Schaffer yang berjudul ‘Operation Dark Heart’ itu dibeli oleh otoritas pertahanan AS dengan harga 250.000 dolar.

Buku setebal 299 halaman itu diborong atas perintah pimpinan Pentagon. Buku itu kabarnya memuat berbagai detail tentang operasi rahasia AS di Afghanistan.

Komando Operasi Rahasia AS, CIA, dan National Security Agency (NSA) ditugaskan untuk membereskan buku itu.

Menurut Fox News, seperti yang dikutip Daily Mail, satu bab dalam buku itu membahas tentang  otoritas keamanan AS yang telah mengetahui rencana serangan 11 September 2001 atas WTC di New York, berbulan-bulan sebelumnya tanpa bereaksi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Letnan Kolonel Schaffer menulis, pihak berwenang tahu bahwa Mohahhad Atta adalah ancaman dalam keterkaitannya dengan serangan atas menara kembar WTC.

Ia juga menambahkan, pemerintah AS juga tidak pernah mengawasi Atta secara khusus, untuk kemudian diselidiki oleh komisi pemerintah.

Proyek penulisan buku itu, menurut Schaffer, telah disetujui oleh atasannya. Tetapi, ketika CIA dan badan-badan lain membaca naskahnya, mereka lalu menolak.

“Semua ini bernada pembalasan. Seseorang yang membeli 10.000 buku itu untuk menekan sebuah cerita di era digital ini merupakan sesuatu yang menggelikan,” kata perwira yang pernah menerima penghargaan ‘Bronze Award’ karena pengabdiannya di Afghanistan.

Letnan April Cunningham, juru bicara dari Departemen Pertahanan mengatakan, petugas militer mengawasi penghancuran 9500 eksemplar buku itu pada 20 September, sebelum buku itu tiba di toko-toko buku.

“Departemen Pertahanan memutuskan untuk menghancurkan cetakan pertama buku itu karena mengandung informasi yang bisa mengganggu keamanan nasional,” kata Cunningham.

St. Martin’s Press, percetakan yang mencetak buku Schaffer telah merilis cetakan kedua buku itu.

Pihak percetakan mengungkapkan mereka membuat beberapa perubahan karena desakan pemerintah AS terkait isi buku yang bersifat rahasia. [ber/ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Agama Buka World Zakat Forum
Tulisan selanjutnya Din Syamsuddin: Densus Jangan Membasmi Teror dengan Teror!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?