Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Karena Jengkel, Maroko Tutup Kantor Aljazeera

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

   Hidayatullah.com–Jum’at kemarin (29/10), pemerintah Maroko resmi mengambil tindakan terhadap kantor berita Arab, Al Jazeera.
Akreditasi bagi wartawan kantor berita ini dicabut, dengan alasan mereka hanya memberitakan hal-hal negatif mengenai Maroko. Al Jazeera diperintahkan agar menghentikan segala kegiatan mereka di negeri ini.
Menurut Menteri Komunikasi Maroko, Al Jazeera telah berulang kali membuat kesalahan. Pemberitaan kritis Al Jazeera mengenai berbagai kasus politik di Maroko, telah lama menjengkelkan penguasa Rabat.
Pihak Kementerian Komunikasi juga mengatakan, Al Jazeera sanksi diberlakukan karena “banyak kegagalan untuk mengamati aturan jurnalisme serius dan bertanggung jawab”.
Sementara itu, pemimpin Al-Jazeera di Rabat, Abdulqadar Kharroubi, menegaskan timnya selalu bekerja sesuai aturan jurnalisme yang profesional dan politik yang netral, terutama di Maroko.
Sebagaimana diketahui, melalui antena parabola, jutaan warga Maroko ikut menonton siaran Al Jazeera, yang dipancarkan dari Qatar di Teluk Persia.
Maroko adalah negara dengan 30 juta penduduk Muslim yang diperintah Raja Mohamed VI dan dikenal memiliki hubungan dekat dengan Eropa dan Amerika Serikat (AS).
Belum lama ini, kelompok kampanye kebebasan media “Wartawan Tanpa Batas” menempatkan Negara ini peringkat ke-135 dari 178 negara dalam indeks kebebasan pers.  Wartawan sering tunduk pada denda yang berat jika mereka melaporkan hal-hal yang dianggap tabu dari kehidupan masyarakat.
Meskipun kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM) mengatakan sejumlah masalah masih ada, Maroko mendapat pujian internasional karena peningkatan dalam catatan HAM-nya sejak Raja Mohamed yang reformis mengambilalih kekuasaan dari ayahnya Hassan II, yang pada saat pemerintahannya ratusan orang telah tewas di tangah pemerintah. [arabminitor/ap/afp/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aljazeeramarokoold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Turki Tetap Kukuh soal Jilbab
Tulisan selanjutnya Walikota Amsterdam Alihkan Demo Anti-Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?