Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Pertama, Badan Ilmiah Vatican Dipimpin Seorang Protestan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Januari 2011 11:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Paus Benedictus XVI, Sabtu (15/1), menunjuk Werner Arber, seorang Protestan, untuk memimpin akademi ilmiah Vatican. Untuk kali pertama, seorang bukan Katolik memimpin badan yang telah berusia berabad-abad itu.

Pakar mikrobiologi Swiss berusia 81 tahun itu akan menggantikan ilmuwan Italia Nicola Cabibbo, yang meninggal Agustus lalu, untuk memimpin Akademi Sains Kepausan. Demikian keterangan pers Vatican.

Pencalonan seorang pemimpin bukan Katolik itu adalah yang pertama dalam sejarah akademi yang didirikan pada 1603 itu, menurut I.Media, kantor berita yang mengkhususkan diri dalam informasi keagamaan.

Arber, yang mengajar di University of Basel, membagi hadiah Nobel 1978 untuk fisiologi atau ilmu kedokteran dengan ilmuwan Amerika Hamilton Smith dan Daniel Nathans, bagi penemuan dan aplikasi enzim-enzim restriksi mereka.

Penemuan dan penggunaan enzim, yang merupakan mekanisme pertahanan bakteris terhadap infeksi, telah menghasilkan revolusi dalam genetika molekular. Arber telah menjadi anggota akademi ilmiah Vatican sejak Mei 1981 dan tokoh di dewan direkturnya.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Sekitar 30 penerima Nobel adalah anggota Akademi Sains Kepausan, yang memiliki akarnya di Akademi Lincei yang didirikan oleh Federico Cesi, seorang penyokong seni dan sains yang juga mengembangkan teleskop Galileo.

Lembaga itu, yang mengumpulkan 80 peneliti ilmiah dari seantero dunia, mempelajari enam bidang besar termasuk sains-sains fundamental, bioetika dan juga masalah lingkungan.[ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berlusconi Menang Tipis, Italia Rusuh
Tulisan selanjutnya FoSSEI Sulsel Berkomitmen Kembangkan Ekonomi Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia

Berita
10 September 2026 13:13
Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun

Terbaru

  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?