Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Surat Vatikan: Pendeta Cabul Tidak Boleh Dilaporkan ke Polisi

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 20 Januari 2011 08:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah surat bertahun 1997 dari Vatikan memberikan peringatan kepada para uskup gereja di Irlandia untuk tidak melaporkan semua tersangka kasus pencabulan anak kepada polisi.

Surat yang baru terungkap itu didapat oleh sebuah lembaga penyiaran Irlandia, RTE, dan diteruskan ke Associated Press. Dokumen tersebut menunjukkan penolakan Vatikan atas inisitif gereja Irlandia pada tahun 1996 untuk mulai membantu polisi mengungkap para pendeta fedofil di Irlandia.

Kelompok pembela korban pencabulan menyebut terbongkarnya surat tersebut sebagai “senapan asap” yang diperlukan untuk menunjukkan bahwa gereja benar-benar memaksakan ke seluruh dunia budaya menutup-nutupi kejahatan yang dilakukan para pendeta fedofil.

Ditandatangani oleh  mendiang uskup agung Luciano Storero, diplomat Paus Paulus II untuk Irlandia, surat itu memerintahkan para uskup Irlandia agar tidak melaksanakan kebijakan baru mereka yang akan melaporkan pelaku pencabulan rohaniwan gereja ke polisi karena akan mengubah hukum kanun mereka.

Menurut kanun gereja Katolik, kasus pencabulan yang amoral seperti itu harus ditangani di dalam gereja, dan ketentuan itu wajib diikuti.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Siapapun yang melanggar kanun itu akan mendapatkan posisi “yang sangat memalukan” dengan mempertanggunjawabkan tindakannya di Roma. Demikian surat tersebut menyebutkan.

Para pejabat gereja katolik Irlandia dan Vatikan menolak permintaan konfirmasi atas surat tersebut oleh AP (19/1), yang menurut RTE didapatnya dari seorang uskup Irlandia.

“Jika itu diterapkan di sini berarti juga diterapkan di semua tempat,” kata Colm O’Gorman, direktur Amnesty International di Irlandia, tentang larangan Vatikan untuk melaporkan pendeta pelaku pencabulan ke polisi.

O’Gorman sendiri pernah diperkosa berulang kali oleh seorang pendeta Irlandia di tahun 1980-an saat masih menjadi anak altar. Di pertengahan tahun1990-an dia adalah salah satu korban yang angkat bicara melaporkan pelecehan seks oleh rohaniwan gereja.

Joelle Casteix direktur Survivors Network of Those Abused by Priests di Amerika Serikat menyebut surat itu sebagai “senapan asap”. Selama ini para korban kebejatan pendeta dan pembelanya mencari bukti-bukti bahwa Vatikan sengaja menutu-nutupi kasus pencabulan yang dilakukan rohaniwan gereja. Dan kini bukti itu mereka dapatkan.[di/hrdau/hidayatullah.com]

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bangkitnya “Tadayyun” di Tunisia Pasca Ben A Vie
Tulisan selanjutnya Sofyan 10 Tahun, Gayus Hanya 7 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?