Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Toko Inggris Boikot Kosmetik Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Januari 2011 14:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com--Kampanye Solidaritas Palestina, PSC, menyambut baik keputusan toko Inggris John Lewis yang tak mau menjual produk dari  permukiman ilegal Israel. PSC menilai langkah itu menambah kemenangan  gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS).

Boikot produk kecantikan Ahava Dead Sea  dikonfirmasi oleh Managing Director John Lewis, Andy Street, yang mengatakan bahwa perusahaan terkemuka di negara itu adalah “pengecer yang bertanggung jawab kepada masyarakat.”

“Kami mengharapkan semua pemasok kami tidak hanya mematuhi hukum, tetapi juga menghormati hak-hak, kepentingan dan kesejahteraan karyawan mereka, masyarakat dan lingkungan,” kata Street pada sepucuk surat kepada PSC.

“Sehubungan dengan pertanyaan spesifik anda tentang produk Ahava Dead Sea, saya dapat mengkonfirmasikan bahwa John Lewis telah menghentikan penjualan produk-produk tertentu itu,” kata suratnya, berdasarkan salinan yang diperoleh IRNA.

Direktur Kampanye PSC Sarah Colborne menyambut boikot itu, dan mengatakan bahwa Israel terus menyerang terhadap penduduk Palestina, melakukan blokade brutal di Gaza dan pendudukan ilegal di Tepi Barat serta Yerusalem Timur, yang telah menyebabkan pergeseran pendapat dalam opini publik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ahava Dead Sea Laboratories, menurut Colborne, adalah sebuah perusahaan kosmetik Israel, dengan pabrik manufaktur berbasis di permukiman Israel Mitzpe Shalem yang ilegal di Tepi Barat, yang merupakan “tanah Palestina yang mereka curi”.

Produk kecantikan itu tak bisa menyembunyikan bahwa Ahava memainkan peran dalam pendudukan Israel.

PSC mengkritik pemerintah Barat, termasuk Inggris, karena tak  menghentikan pelanggaran Israel terhadap hukum internasional dan hak asasi manusia, namun mengatakan bahwa masyarakat justru melakukan tindakan untuk mendukung gerakan BDS demi perdamaian dan keadilan bagi rakyat Palestina.

Boikot itu muncul setelah protes yang sering terjadi diselenggarakan di luar toko Ahava di pusat kota London tersebut.

Toko Bay, department store yang terkemuka di Kanada, juga mengumumkan telah berhenti menjual produk kecantikan asal Israel itu. *

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saksi: Bentrokan Dipicu Sikap Arogan HKBP
Tulisan selanjutnya Pasca Konflik Tunisia, Warga Yahudi Kabur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?