Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mesir Mulai Normal, Mahasiswa Tetap Cemas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Februari 2011 05:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejumlah aktivitas di kota Kairo Senin (7/2) mulai normal kembali. Toko-toko dan perkantoran sudah buka. Pagi tadi polisi juga sudah bertugas lagi.

Kantor administrasi di Universitas Al-Azhar sudah melayani mahasiswa. Kampus memang masih sepi, dan hampir semua yang mengurus administrasi perkuliahan hanya mahasiswa Indonesia saja.

Di kantor imigrasi Kairo, terlihat antrian panjang mahasiswa yang mengajukan perpanjangan visa. Di sini pun hampir semunya hanyalah warga negara Indonesia. Hanya segelintir orang saja warga negara lainnya.

Sebagian besar dari mereka visanya memang sudah habis. Dan sejak pecahnya aksi demonstrasi di Mesir, kantor-kantor tutup. Baru buka kembali Ahad (6/1).

Namun ternyata situasi kembali normalnya kota Kairo, tidak banyak mengurangi rasa kekhawatiran mahasiswa yang ada di sini. Pasalnya, isu tentang keterlibatan warga asing dalam demonstrasi penurunan Presiden Hosni Mubarak itu sudah banyak dipahami meluas di masyarakat Mesir. Akibatnya, banyak mahasiswa yang dicurigai dan dinilai negatif oleh aparat maupun warga Mesir sendiri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dari kasus penangkapan dan interogasi yang berlebihan yang dilakukan aparat keamanan Mesir terhadap mahasiswa Indonesia, sampai pandangan negatif dari warga Mesir, sudah dialami mahasiswa. Hal ini membuat sebagian besar mahasiswa merasa tidak nyaman. Terlebih lagi warga asing yang masih cukup banyak di Mesir adalah warga Indonesia. Sebagian besar mahasiswa asal negara lainnya sudah banyak yang pulang.

“Hampir setengah mahasiswa asing di asrama Bu’uts Al-Azhar sudah pulang. Sekarang di sini sepi,” tutur Sauqu Habibi, mahasiswa Indonesia yang tinggal di asrama Bu’uts Al-Azhar.

Sebagian besar mahasiswa Indonesia di sini menilai, perlakuan warga Mesir yang negatif tersebut adalah dampak dari pernyataan Anis Matta, Sekjen PKS yang mengatakan bahwa kadernya turut membantu revolusi Mesir. Meski setelah itu Anis mengklarifikasi pernyataannya yang dikutip detik.com, namun rupanya kata-katanya terlanjur menjadi pemberitaan di radio Mesir.

Selain karena pernyataan Anis, mahasiswa juga merasa dampak negatif dari penduduk pribumi di sini adalah akibat dari sejumlah aktivis di Indonesia yang turut menyuarakan turunnya Hosni Mubarak. Apalagi mereka menggelar aksi tersebut di depan kantor Kedutaan Mesir di Indonesia.

Meskipun demikian sebagian mahasiswa ada merasa cukup aman dengan kembali normalnya situasi di Kairo. Apalagi dengan adanya informasi bahwa kuliah akan mulai masuk kembali setelah liburan sampai tanggal 12 Februari nanti.

Mengenai demonstrasi, beberapa orang Mesir yang ditanya, menjawab bahwa aksi menuntut turunnya Mubarak tetap berlangsung di Tahrir.

“Demonstrasi masih berlanjut di Tahrir,” jawab salah seorang orang Mesir.

Akan tetapi ada juga orang Mesir yang menjawab dengan nada sedikit marah dan mengatakan, “Ini bukan urusan kamu. Ini adalah urusan negara Mesir. Demonstrasi akan berlangsung terus.”

Sebagian besar mahasiswa masih menuntut pemerintah agar segera mengevakuasi WNI yang ada di sini. Paling tidak untuk sementara waktu, sambil menunggu situasi Mesir benar-benar normal kembali. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Krisis Mesir: Antara Israel dan Peluang Ikhwanul Muslimin
Tulisan selanjutnya Menag Ingin Gratiskan Madrasah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?