Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Etnis Muslim Rohingya Alami Diskriminasi di Mana-mana

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 25 Februari 2011 14:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Terdapat gelombang etnis Muslim yang  berusaha melarikan diri dengan perahu akibat menghadapi penindasan sistematis oleh pemerintah Myanmar sejak awal tahun ini, laporan mengatakan.

Dikenal sebagai etnis Rohingya, mereka tampaknya menjadi etnis yang paling teraniaya di dunia. Koresponden PTV melaporkan Jumat (25/2), Pemerintah Myanmar menolak mengakui mereka.

Pemerintah Myanmar menyebutkan, Rohingya tidak asli Myanmar dan mengklasifikasikan mereka sebagai migran ilegal, meskipun mereka telah tinggal di Myanmar selama beberapa generasi.

Masyarakat yang hidup di Provinsi Rakhine ini dilaporkan tidak mendapat kesempatan leluasa untuk bekerja. Sering diusir dari rumah mereka sendiri, sangat dibatasi gerakan, kepemilikan, dan peluang  yang ingin diraihnya.

“Perlakuan diskriminasi dialami semua penduduk, apakah ia seorang terdidik dengan pekerjaannya yang layak, migran ilegal, atau dari strata bawah perekonomiannya,” kata Benjamin Zawacki dari Amnesti International kepada PTV.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Itu sebabnya mereka berusaha melarikan diri akibat menghadapi diskriminasi, tetapi juga mendapat perlakuan tidak manusiawi dari otoritas imigrasi negara penerima.

Saat ini para pengungsi banyak yang terdampar di India, Indonesia dan Thailand.

“Ada sejumlah Rohingya, sebanyak sembilan puluh satu orang, terdampar di Kepulauan Nicobar di India, setelah diseret keluar dari perairan oleh otoritas Thailand, dalam sebuah kapal yang tidak laik laut dan tanpa mesin,” kata Zawacki.

“Tetapi pada saat yang sama, pemerintah Thailand mengklaim bahwa jumlah orang yang sama, sembilan puluh satu Rohingya, yang diakui kembali, dipulangkan dari Thailand ke Myanmar,” tambah Zawacki.

Sebanyak 129 orang yang mengaku sebagai Rohingya terdampar di Indonesia pada bulan Februari.

Di Bangladesh tetangga, mereka dianggap sebagai migran ilegal dengan lebih dari 200.000 orang yang terdaftar. Di Thailand, mereka mengalami kondisi yang buruk, kesempatan yang terbatas dan kurangnya pengakuan sebagai pengungsi.

Kelompok hak asasi manusia ini menyerukan kepada pemerintah untuk menerima para pengungsi dan memberikan mereka hak penuh setelah melalui proses verifikasi pengungsi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FPI Temui Mantan Ketua PBNU Hasyim Muzadi
Tulisan selanjutnya Amerika “Dalang” Revolusi Dunia Arab?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?