Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Ngebet Singkirkan Qadhafi

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 1 Maret 2011 14:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat (AS) nampaknya sedang berupaya mengumpulkan alasan untuk segera ’menghabisi’ penguasa Libya, Muammar Qadhafi. Melalui Menlu AS, Hillary Clinton, mengatakan Washington akan menawarkan setiap bantuan yang diperlukan oleh rakyat Libya yang berusaha menggulingkan pemerintah mereka.

Istri Bill Clinton ini dikabarkan sedang dalam perjalanan menuju Jenewa untuk mengadakan pertemuan dengan Komisi PBB Urusan Hak Asasi Manusia guna membahas masalah Libya.

Hillary Clinton berada di Jenewa dalam upayanya menggalang dukungan untuk menekan Qadhafi. Menlu AS ini melakukan sejumlah pembicaraan dengan pemimpin Rusia dan Uni Eropa. Namun demikian Clinton dalam jumpa persnya tidak mengisyaratkan bentuk bantuan kemanusiaan Washington kepada rakyat Tunisia.

Ia juga untuk pertama kalinya secara transparan menuntut Qadhafi mundur dari jabatannya. Hal ini diungkapkan Clinton sehari setelah Presiden AS, Barack Obama merilis statemen serupa meminta Qadhafi meletakkan jabatan.

“Kami menginginkan Qadhafi secepatnya mengundurkan diri dan mengakhiri aksi kekerasan,” ungkap Clinton.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menlu AS ini juga menyeru Qadhafi segera menarik pasukan bayaran dan militer yang masih setia kepadanya.

“Adapun bagaimana proses penarikan pasukan bayaran, hal ini terserah kepada Qadhafi dan keluarganya,” tandas Clinton.

Menyikapi resolusi Dewan Keamanan PBB terhadap Libya, Clinton mengatakan, hingga kini kami masih berada dalam tahap awal, namun demikian kami memiliki akses dengan berbagai warga Libya yang tengah menggalang kekuatan di wilayah timur negara ini.
Pentagon

Sebelumnya, hari Senin, juru bicara Pentagon Kolonel Dave Lapan dikutip AFP melaporkan AS telah memindahkan pasukan-pasukan angkatan laut dan udaranya ke posisi sekitar Libya.

Dalam sebuah pernyataannya baru-baru ini, Menteri Luar Negeri Venezuela Nicolas Maduro menyatakan, AS dan negara kuat lainnya sedang merencanakan pergerakan di dalam Libya yang bertujuan untuk menumbangkan kekuasaan Muammar Qadhafi.

Senada dengan Maduro, mantan pemimpin Kuba, Fidel Castro, menilai bahwa gejolak di Libya bisa menjadi alasan bagi Amerika untuk melakukan invasi dengan tujuan mencaplok minyaknya.

“Mereka merekayasa situasi untuk melakukan invasi ke Libya,” ujar Maduro seperti dikutip dari CBS, Jumat (25/2).

Sementara itu PBB memperingatkan bahwa telah timbul krisis kemanusiaan di berbagai tapal batas Libya, di mana puluhan ribu warga asing berusaha menyelamatkan diri dari kerusuhan. Menurut keterangan Bulan Sabit Merah di perbatasan Tunisia-Libya, warga sipil yang berasal dari negara-negara Afrika kini tidur di sebuah kamp militer dan diberi makan di sana, tapi hanya boleh tinggal untuk waktu yang terbatas.

Sebelumnya, Muammar Qadhafi,  mengatakan tidak akan mundur dan tidak akan meninggalkan Libya walaupun kekuatan pemberontak terus meningkat. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jarak Kehamilan Terlalu Dekat Berisiko Autisme
Tulisan selanjutnya Akankah Libya menjadi Iraq dan Afghanistan selanjutnya? [Bagian 2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?