Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

15 Tahun Penjara Bagi Pastor Pedofil

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Maret 2011 06:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan di Roma menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara kepada seorang pastor karena telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Ini merupakan proses hukum pertama bagi pastor Katolik pelaku kejahatan pedofil di bawah keuskupan Paus Benediktus XVI.

Menurut hakim, sudah terbukti bahwa Ruggero Conti pada periode 1998-2008  telah melecehkan tujuh anak. Conti bersikeras tetap tidak bersalah dan pengacaranya menuntut pembebasan Conti karena kurangnya bukti.

Jaksa penuntut telah meminta hukuman delapan belas tahun penjara. Dia menganggap Conti tidak hanya melecehkan anak-anak secara seksual, tapi juga mendorong pelacuran.

Sementara itu, Komisi Deetman yang menyelidiki pelecehan seksual dalam gereja Roma Katolik, mengatakan angka pelaku pelecehan yang menyerahkan diri kembali bertambah, demikian dikutip Radio Nederland Wereldomroep.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jumlah pelaku yang menyerahkan diri akibat kasus pelecehan seks ini, bahkan melebihi dugaan sebelumnya.

Ketua Komisi Wim Deetman menghadiri pertemuan parlemen rendah di mana komisi keamanan dan kehakiman akan menentukan apakah perlu diadakan dengar pendapat atau angket guna mengungkap kasus pelecehan seksual tersebut.

Komisi Deetman secara mandiri menyelidiki pelecehan seksual anak di bawah umur dalam gereja Roma Katolik yang terjadi antara tahun 1945 sampai sekarang. Komisi ini sudah mempunyai daftar dengan seribu pelaku, jumlah ini berlipat setelah dilakukan penelitian lebih lanjut. Para pelaku masih bisa melaporkan diri kepada komisi sampai 4 April mendatang.

Meningkat

Sebelum ini, Gereja Katolik Roma juga mengumumkan banyaknya pelecehan pada kalangan biarawati di 23 negara.

Menurut laporan situs INN mengutip situs Amerika Alternet, gereka Katolik Roma mengumumkan bahwa di 23 negara dunia, para pendeta Katolik ternyata melakukan pelecehan seksual atas para biarawati, dunia kegelapan yang memasuki gereja.

Berdasarkan laporan ini, kejadian ini banyak terjadi di banyak negara Afrika. Para pendeta Katolik yang harus menerima hidup tidak kawin melakukan hubungan seksual dengan perempuan pekerja seksual komersial, namun untuk mencegah teridap AIDS, mereka melakukan hubungan seks dengan para biarawati.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rupert Murdoch Boleh Ambil Alih BSkyB
Tulisan selanjutnya Intervensi Asing di Libya Akan Jadi Bencana Regional Arab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?