Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ron Paul: Sekolah Amerika Mesin Propaganda Pemerintah

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 26 Maret 2011 15:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Berbicara di hadapan para pendukung sekolah di rumah (homeschooling), anggota Kongres AS yang ingin menjadi kandidat presiden tahun 2012, Ron Paul, memperingatkan bahwa Departemen Pendidikan AS berupaya untuk “mengndoktrinasi” anak-anak mereka.

“Mereka [Departemen Pendidikan AS] tidak mendidik anak-anak kita, mereka mengindoktrinasi anak-anak kita,” kata Paul.

Berbicara dalam kampanye awal kepresidenan di negara bagian Iowa, Paul mengatakan bahwa pemerintah menginginkan “kontrol penuh” atas “indoktrinasi” anak-anak.

“Sistem pendidikan umum sekarang adalah sebuah mesin propaganda,” kata pejabat asal Texas itu, disambut ratusan orang dari keluarga pelaku homeschooling, Rabu (23/3).

Mereka yag mau berdiri melawan pemerintah dan Departemen Pendidikan dengan memilih sekolah di rumah, puji Paul, mengambil sikap tegas dan melakukan “usaha untuk melawan mesin propaganda.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ron Paul bukan sosok asing dalam hal kritik terhadap Departemen Pendidikan AS. Dia bahkan dalam banyak kesempatan mengatakan bahwa lembaga itu perlu dimusnahkan sama sekali.

Anak-anak yang menjalani pendidikan di rumah kualitas hasilnya lebih baik, dalih Paul. Mereka yang mendapatkan pendidikan di sekolah-sekolah umum adalah anak-anak yang bermasalah.

“Di sekolah umum mereka diintimidasi untuk menjadi konformis, sedangkan setiap anak yang diajar di rumah sangat bisa mengungkapkan apa yang mereka yakini,” kata Ron Paul kepada hadirin.

Selain itu, sekolah di rumah lebih mendukung konstitusi AS.

“Hal terbaik yang bisa dihasilkan dari gerakan sekolah di rumah adalah penghormatan atas apa yang Anda ajarkan tentang supremasi hukum dan konstitusi kita,” ujar Ron Paul.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, pengusaha Herman Cain menyinggung campur tangan pemerintah dalam semua tingkatan pendidikan.

“Yang kita inginkan adalah pemerintah tidak ikut campur, sehingga kita bisa mendidik diri kita sendiri dan anak-anak kita dengan cara lama,” kata Cain.

Sekolah-sekolah di Amerika Serikat tidak dijalankan oleh pemerintah federal (pusat), semuanya dijalankan oleh negara bagian atau pemerintah setempat. Menurut Paul, sekolah umum hanya menyebarkan propaganda pemerintah Amerika Seirkat dan gagal mengajarkan anak didiknya tentang konstitusi negara dan supremasi hukum.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Libya: Persediaan Bahan Bakar Masih Cukup
Tulisan selanjutnya Humanis Himbau Warga Inggris Tak Beragama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?