Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gul dan Erdogan Ajak Amerika Kerjasama Perangi Terorisme

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Februari 2013 10:16 10:16 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Februari 2013 10:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Turki Abdullah Gul mengirimkan pesan kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan menyampaikan solidaritas Turki, menyusul serangan bom bunuh diri yang menarget kantor Kedutaan AS di Ankara.

“Atas nama pribadi dan rakyat Turki saya mengecam serangan keji ini. Tanpa diragukan lagi serangan ini, yang menarget Turki seperti halnya dialami AS, akan memperkuat tekad kita yang sama untuk melawan terorisme,” kata Gul dalam pesannya dikutip Hurriyet Daily (1/2/2013).

Dia menambahkan bahwa pemerintah Turki akan melakukan upaya intensif guna menyeret mereka yang bertanggungjawab atas serangan tersebut ke pengadilan.

Perdana Menteri Erdogan juga mengirimkan pesan terpisah kepada Obama, lapor kantor berita Anatolia, yang isinya menekankan kerjasama keamanan antara kedua negara. Erdogan juga menganggap serangan tersebut merupakan serangan terhadap Turki.

“Serangan itu menunjukkan perlunya meningkatkan kerjasama antara Turki dan Amerika Serikat dalam memerangi segala macam terorisme,” kata Erdogan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Boneka Washington

Turki sudah mengkonfirmasi bahwa pelaku serangan bom bunuh diri di depan Kedutaan AS di Ankara itu berasal dari kelompok sayap kiri, lapor Al-Arabiya (2/2/2013).

Berdasarkan tes DNA yang dilakukan atas mayat pelaku, Ecevit Sanli diketahui sebagai anggota Partai/Front Revolusi Pembebasan Rakyat (DHKP/C), kelompok kiri yang menyebut Turki sebagai boneka dan budak Washington. Kelompok itu dinyatakan sebagai kelompok teroris oleh pemerintah Turki dan AS.

Dalam pernyataannya lewat internet, DHKP/C mengaku bertanggungjawab atas serangan bom yang menewaskan warga Turki penjaga Kedutaan AS dan pelaku bom bunuh diri, serta melukai beberapa orang itu. “Amerika pembunuh! Kalian tidak akan bisa lari dari kemarahan rakyat,” kata pernyataan itu.

Pada hari Sabtu pihak berwenang Turki menangkap tiga orang di Istanbul dan Ankara, terkait bom bunuh diri di Kedutaan AS, lapor stasiun televisi pemerintah TRT.

Kedutaan AS di Ankara memasang bendera setengah tiang, sebagai tanda duka cita atas penjaga kantornya, Mustafa Akarsu, yang dikebumikan pada hari Sabtu (2/2/2013).

“Mustafa adalah seorang pahlawan hebat. Hanya Tuhan yang tahu berapa banyak orang akan mati jika dia tidak berada di sana,” kata Dubes AS Francis Ricciardone, , kutip Hurriyet Daily.

Menyusul serangan pada har Jumat itu, penjagaan di sekitar Kedutaan AS diperketat. Rumah-rumah warga yang terletak di lingkungan sekitar diawasi polisi. Ambulan juga disiagakan di daerah itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kunjungi Mali Presiden Prancis Disambut Bak Pahlawan
Tulisan selanjutnya Saudi Perangi Narkoba dengan E-project

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?