Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Soal Al Zaitun, Umar Abduh Heran pada Menag

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 14 Mei 2011 14:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pujian Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al Zaitun, membuat ‘tanda tanya’ Sekjen Center For Democracy and Social Justice Studies (CeDSoS), Umar Abduh.

Mantan Tapol Anggota Jama’ah Imran ini mengatakan, pernyataan Menag yang berbeda dengan pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dinilai mencurigakan.

Padahal, menurutnya, pihak Departemen Agama (Depag) melalui Prof. Dr. Syafii Mufid, mantan BaLitbang Depag tahun 2004-2006 telah melakungan investigasi sangat lengkap.

“Sangat mengherankan, padahal, Prof Syafii Mufid tahun 2004-2006, sudah melakukan penelitian,” ujarnya. 

Selain itu, menurut Abduh, ketika mantan Ketua PPP, Hamzah Haz menjadi Wakil Presiden,  sudah ada pernyataan melarang NII dan ada kaitan dengan al Zaitun.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Abduh menilai, pernyataan Menag yang bernada dukungan terhadap Al Zaitun dan tokon NII KW-9 Abu Toto alias Panji Gumilang dinilai ada unsur politis.

“Ini sangat politis. Siapapun yang datang ke sana tidak dapat apa-apa, apalagi pejabat, sudah pasti ditunjukkan Indonesia raya. Itu akal-akalan mereka, “ tambahnya.

Menurutnya, jika mau melakukan investigasi harus dibuat sebuah tim lengkap, sebagaimana kasus di Cikeusik, Banten. Meskipun demikian, tindakan apapun, bisa dilakukan pemerintah jika ada niat baik.

“Mau represive mau preventiv bisa saja, tergantung pemerintah,” ujarnya.

Menurut Abdu, semua data, laporan, korban termasuk saksi sudah banyak dan Badan Intelijen Negara (BIN) telah memilikinya. Sayangnya, presiden belum bersua apa-apa.

“Sebab laporan intelijen yang menindaklanjuti hanyalah presiden. Nah, sekarang yang dibutuhkan adalah godwill dari presiden.”

Sebagaimana diketahui, Menag hari Rabu (11/5), mengunjungi Ponpes Al Zaitun di Indramayu, Jabar,. Kedatangan rombongan Menag ini untuk mengecek kebenaran apakah pesantren pimpinan Panji Gumilang itu ada kaitannya dengan NII KW 9 dengan gerakan cuci otaknya yang telah menjadi perbincangan publik. Menariknya, usai kunjungan Menag dibuat takjub dan memberi pujian Al Zaitun.

Padahal, sehari setelah itu, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), mengeluarkan pernyataan isinya, pondok pesantren tersebut terkait dengan NII. Temuan MUI disarakan penelitian tahun 2002  tentang Ma’had Al Zaitun pimpinan Panji Gumilang dengan NII KW 9.

“Dilihat dari hubungan historis, finansial, dan kepemimpinan, ditemukan indikasi kuat adanya keterkaitan antara Al Zaitun dengan NII KW 9,” kata Kiai Ma’aruf dalam jumpa pers di Kantor MUI, Jl. Proklamasi, Jakarta Pusat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gunakan Cadar, Puluhan Perempuan Ditahan di Prancis
Tulisan selanjutnya “Menjalin Kerukunan, Menjamin Keyakinan”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Berita
3 September 2026 13:38
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?