Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rabi Penganjur Bunuh Non-Yahudi Dilepas

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 4 Juli 2011 01:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Polisi Zionis Israel hanya sebentar menahan dalam sel seorang rabi yang seharusnya ditanyai soal dukungannya atas sebuah buku yang menganjurkan pembunuhan orang-orang non-Yahudi.

Sebagaimana dilansir situs berita Israel Ynet, Ahad (03/7), polisi hanya menahan rabi Yakoov Yosef kurang dari 30 menit, sebelum akhirnya ia dibebaskan setelah membayar uang jaminan.

Padahal putra tokoh spiritual Partai Shas, rabi Ovadia Yosef, itu justru ditahan karena tidak memenuhi panggilan polisi untuk diinterogasi terkait masalah buku rasis sejawatnya. Yaakov Yosef juga menolak untuk memjawab pertanyaan polisi dan memberikan cap sidik jari.

Hari Ahad pagi, demonstran membakar ban di Al Quds dan tiga orang memblokir jalur trem, sebagai aksi protes atas penangkapan Yaakov Yosef. Rabi itu juga menyatakan bahwa akan ada demonstrasi massa terkait penahanan dirinya.

Sebelumnya juga ada protes penangkapan rabi Dov Lior, yang juga mendukung pembunuhan rasis, di Al Quds. Menurut polisi Lior ditangkap karena menolak panggilan interogasi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Rabi Yaakov Yosef dan Dov Lior sama-sama mendukung penuh buku “The King’s Torah” yang ditulis oleh rabi Yosef Elitzur dan seorang rabi lainnya. Dalam buku itu Elitzur menulis bahwa bayi dan anak-anak dari musuh Israel boleh dibunuh, karena “sangat jelas mereka akan mencelakai kita [Yahudi].”

Ditulis pula dalam buku itu bahwa orang-orang selain Yahudi “sifat aslinya adalah tidak memiliki welas asih” dan menyerang mereka merupakan tindakan untuk “mengekang kecenderung mereka yang jahat.” Di mana pun, ketika orang-orang non-Yahudi itu membahayakan Israel, maka mereka boleh dibunuh, tulis buku itu.

Bulan Agustus 2010, Yosef Elitzur ditangkap dengan tuduhan memicu tindak kekerasan. Tapi hanya beberapa hari kemudian pengadilan membebaskannya karena menganggap polisi tidak bertugas sesuai prosedur.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Swiss Bekukan Aset Pejabat Suriah
Tulisan selanjutnya Yunani Bersedia Antar Bantuan FF 2

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman

Berita
27 Agustus 2026 10:14
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?