Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pria Inggris Seumur Hidup Dilarang Mendekati Masjid

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Juni 2013 11:45 11:45 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Juni 2013 11:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria bekas anggota militer Inggris dilarang mendekati area seluruh masjid yang berada di wilayah Wales dan England, menyusul upayanya membakar sebuah masjid setelah mendengar kasus kematian Lee Rigby di Woolwich

Berdasarkan peraturan pemberantasan perilaku anti-sosial CRASBO, John Parkin dikenai sanksi seumur hidup tidak boleh mendekati area sekitar masjid.

Parkin menenggak 15 gelas bir dan memutuskan untuk membakar sebuah masjid, setelah mendengar berita tentang anggota militer Inggris Lee Rigby yang dibunuh di London oleh seorang pemuda Muslim bekas penganut Kristen pada akhir Mei lalu. [Baca berita sebelumnya: Adebelajo Penjagal London dari Keluarga Kristen Nigeria]

Parkin berusaha membakar masjid di Rhyl dengan cara memasukkan tisu ke dalam sebuah botol bir lalu menyulutnya dengan api.

Kamis 20 Juni Parkin divonis penjara 18 bulan dan dilarang memasuki area masjid yang terletak di River Street di Rhyl. Pengadilan juga melarang Parkin memasuki masjid manapun yang berada di wilayah England dan Wales.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kepada Parkin, 27, hakim Niclas Parry mengatakan bahwa pemuda itu merupakan “seorang rasis turunan” yang sengaja mempersiapkan aksinya untuk melakukan serangan yang akan menimbulkan korban besar tersebut.

Hakim Parry menegaskan bahwa kematian Lee Rigby semata-mata dimanfaatkan sebagai alasan oleh Parkin untuk membenarkan tindakan rasisnya. Parkin juga mencari-cari alasan dengan menyalahkan masalah medis yang dideritanya akibat menjadi seorang tentara.

Dalam persidangan hakim menjelaskan, di hadapan orang banyak Parkin menenggak banyak minuman keras dan sengaja membeli bir dalam botol dan tisu sebelum kemudian berjalan menuju masjid setempat untuk membakarnya.

Jaksa penuntut David Mainstone mengatakan, pada malam hari kejadian Parkin pergi ke sebuah kelab malam dan dilarang masuk oleh petugas keamanan di tempat itu karena mengatakan, “Saya hanya butuh satu botol minuman beralkohol kuat untuk membakar masjid.”

Dia kemudian pergi ke sebuah toko dan membeli satu botol bir merek Corona.

Kamera pengawas merekam kejadian saat Parkin berusaha menyulut tisu yang disumpalkannya ke dalam botol bir dengan api.

Polisi yang mendapatkan laporan dari petugas penjaga kelab malam tersebut tiba di lokasi kejadian saat Parkin berada di area masjid.

Kepada polisi berulang kali Parkin mengatakan bahwa dirinya tidak menyukai Muslim.

Dia juga menuding polisi melindungi Muslim dan bukannya orang Inggris. Dia juga melancarkan memprotes dengan mengatakan bahwa seharusnya polisi melindungi Kerajaan Inggris dan bukannya “f****** Muslim.”

Pengacara pembelanya, Andrew Green, mengatakan bahwa Parkin bertindak demikian karena dampak buruk pengalamannya semasa menjadi tentara, lansir Wales Online.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Snowden Minta Suaka ke Ekuador
Tulisan selanjutnya Menjadi Mukmin “Gandum”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?